Bandung –
Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar program mudik gratis untuk membantu masyarakat pulang kampung saat Idul Fitri 1447 H. Tahun ini, sebanyak 3.040 tiket disiapkan dengan jadwal keberangkatan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Program yang dikoordinasikan Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar ini akan memberangkatkan pemudik dari tiga titik utama, yakni Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Terminal Bekasi. Total 74 unit bus disiapkan untuk melayani peserta mudik gratis.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, program ini terbuka bagi warga yang berasal dan berdomisili di Jawa Barat.
“Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman, tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujar Dhani dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Kuota dan Daftar Rute
Sebanyak 3.040 kursi dibagi ke dalam sejumlah rute, baik di dalam maupun luar Jawa Barat. Rinciannya sebagai berikut:
– Bandung – Yogyakarta (320 tiket)
– Bandung – Solo (320 tiket)
– Yogyakarta – Bandung (360 tiket)
– Bandung – Ciledug (120 tiket)
– Bekasi – Purbalingga (80 tiket)
– Bekasi – Bandung (120 tiket)
– Terminal Cikarang – Tasikmalaya (320 tiket)
– Bandung – Sukabumi (400 tiket)
– Cileungsi (Bogor) – Bandung (320 tiket)
– Bogor – Palabuhanratu (200 tiket)
– Bandung – Yogyakarta (48 tiket)
– Bandung – Wonogiri (192 tiket)
– Bandung – Solo (144 tiket)
– Bandung – Semarang (48 tiket)
– Bandung – Sragen (48 tiket)
Program ini bekerja sama dengan sejumlah perusahaan otobus (PO), yakni PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, dan PO MGI, serta didukung Jasa Raharja.
Cara Pendaftaran dan Jadwal
Pendaftaran mudik gratis ini telah dibuka sejak 11 Februari hingga 12 Maret 2026 melalui aplikasi Sapawarga yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store.
Saat mendaftar, calon pemudik wajib mengisi data diri seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan memilih rute perjalanan.
Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat proses aktivasi tiket pada 1-12 Maret 2026.
Aspek Keselamatan
Dishub Jabar memastikan seluruh armada telah melalui pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum keberangkatan. Pemeriksaan mencakup kelayakan kendaraan, sistem pengereman, kondisi ban, serta kelengkapan keselamatan lainnya. Pengemudi dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat.
Melalui program ini, Pemprov Jabar berharap masyarakat dapat mudik dengan biaya nol rupiah sekaligus menekan potensi kepadatan kendaraan pribadi selama arus Lebaran 2026.
“Ayo manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib,” kata Dhani.
