Bandung –
Insiden terperosoknya seorang pemotor asal Cianjur ke jurang di Jalur Cianjur Selatan setelah tersenggol rombongan motor gede (moge) memicu keprihatinan publik. Di tengah proses identifikasi yang masih dilakukan pihak kepolisian, pihak Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) buka suara.
Ketua HDCI Pengcab Bandung, Glenarto mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran internal. Dari hasil penelurusan ini, HDCI memastikan pengendara moge yang menyebabkan korban terperosok ke jurang itu bukanlah anggotanya.
“Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan data organisasi, pengendara yang terlibat dalam insiden tersebut bukan merupakan bagian dari keanggotaan HDCI Bandung,” kata Glenarto saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, setiap anggota HDCI yang berkendara dalam rangkaian resmi organisasi, memiliki identitas yang jelas dan mudah dikenali.
“Setiap anggota yang berkendara dalam rangkaian resmi HDCI Bandung wajib mengenakan identitas organisasi agar mudah dikenali dan bertanggung jawab atas tindakannya,” ucapnya.
Identitas tersebut berupa vest atau jaket resmi yang dilengkapi patch cabang Bandung serta Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai bukti bahwa pengendara telah terverifikasi dan memahami kode etik organisasi.
Glenarto menegaskan bahwa organisasi secara konsisten menanamkan nilai empati dan kepatuhan hukum kepada seluruh anggotanya. Dia menyebut ada etika yang harus dipatuhi setiap anggota HDCI dalam berkendara.
“HDCI Bandung senantiasa menanamkan nilai empati dan kepatuhan hukum kepada seluruh anggotanya. Kami tidak mentoleransi segala bentuk arogansi di jalan raya,” ungkapnya.
“Jika di masa mendatang terdapat anggota yang terbukti melanggar kode etik, organisasi akan memberikan sanksi administratif yang sangat tegas sesuai AD/ART,” sambung dia.
Terkait proses hukum, HDCI menyerahkan sepenuhnya insiden kecelakaan di Cianjur itu kepada kepolisian. “Kami sepenuhnya memercayakan proses investigasi kepada rekan-rekan Kepolisian Polres Cianjur dan berharap agar keadilan dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya bagi semua pihak,” ucapnya.
Di luar soal status keanggotaan, HDCI Bandung mengaku sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa pemotor tersebut. Sejak pertama kali menerima kabar kejadian, pengurus HDCI Bandung langsung berupaya memastikan kondisi korban.
“Bagi kami, keselamatan setiap pengguna jalan adalah prioritas yang jauh lebih tinggi daripada sekadar hobi berkendara. Sebagai wujud kepedulian dan rasa kekeluargaan, perwakilan pengurus kami telah bersilaturahmi dengan korban dan pihak keluarga,” kata Glenarto.
Saat ini, jajaran Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pengendara moge yang disebut meninggalkan lokasi kejadian. HDCI Bandung pun mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi.
“Kami memahami keprihatinan masyarakat luas atas insiden ini. Dalam semangat saling menghargai, kami memohon bantuan masyarakat untuk bersikap bijak dan objektif dalam menyikapi informasi,” pungkasnya.







