Bandung –
Pemkot Bandung berencana menggencarkan razia para tunawisma atau gelandangan selama Bulan Ramadan. Pemkot menginginkan supaya ruang-ruang publik jadi ruang nyaman untuk dinikmati masyarakat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, tahun ini, Pemkot sudah gencar merazia tunawisma di jalan. Total ada 77 orang yang diamankan, dan 20 di antaranya tercatat memiliki KTP Kota Bandung.
“Selebihnya dari berbagai daerah, termasuk luar Jawa. Semua sudah kita kembalikan,” katanya, Kamis (12/2/2026).
Farhan memastikan, selama Ramadan, razia tunamisma akan gencar dilakukan. Mereka yang diamankan kemudian dibina lalu dipulangkan ke rumahnya masing-masing.
“Akan ada operasi terus. Karena bagaimanapun juga kami memastikan ruang-ruang publik Kota Bandung tidak diokupasi menjadi ruang pribadi,” ungkapnya.
“Semuanya kita bina, bukan dibinasakan. Dibina dulu, dimasukkan ke rumah penampungan, lalu dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing,” tambahnya.
Tempat Hiburan Malam Harus Tutup
Selain itu, Farhan juga memastikan tempat hiburan malam di Kota Bandung harus tutup selama Ramadan. Dalam waktu dekat, Pemkot akan mengeluarkan surat edaran supaya aturan itu bisa dijalankan.
“Penutupan tetap berlaku, Kadisbudpar akan segera mengeluarkan surat edaran. Saya tegaskan, tempat hiburan malam selama bulan puasa harus ditutup. Sama seperti hari-hari besar keagamaan lainnya, saat Imlek nanti juga akan ditutup,” pungkasnya.







