Area parkir belakang gedung DPRD Majalengka kini tampak lebih hidup. Lokasi yang sebelumnya terkesan mati suri itu kini menjadi pilihan anak muda untuk sekadar nongkrong atau menikmati secangkir kopi.
Pada sore hingga malam hari, deretan pedagang kaki lima menghiasi area tersebut dengan menawarkan aneka makanan dan minuman. Kehadiran para pedagang inilah yang perlahan mengubah wajah area parkir belakang gedung DPRD Majalengka menjadi tempat nongkrong yang ramai dikunjungi.
Adli Adrian Lie (27), warga Kecamatan Panyingkiran, mengaku sudah lebih dari lima kali datang ke lokasi tersebut. Menurutnya, suasana di area parkir belakang DPRD kini jauh lebih menarik dibanding sebelumnya.
“Sudah lebih dari lima kali nongkrong di sini. Tempatnya seru, sekarang banyak pedagang. Iya, dulu mah sepi,” kata Adli saat berbincang dengan infoJabar.
Ia menilai tempat ini menjadi alternatif baru bagi anak muda Majalengka untuk berkumpul, terlebih ruang publik di Majalengka dinilai masih terbatas.
“Ini jadi tempat alternatif buat nongkrong. Ruang publik buat anak-anak muda di Majalengka kan terbatas, nah ini bisa jadi tambahan referensi baru,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Helena Fransiska (25), warga Kecamatan Dawuan. Meski baru pertama kali berkunjung, ia mengaku terkejut dengan perubahan suasana di lokasi tersebut.
“Saya baru pertama ke sini dan ternyata sekarang ramai. Dulu kalau lewat sini gelap dan sepi,” tutur Helena.
Bagi Helena, suasana yang lebih hidup ditambah banyaknya pedagang membuat area tersebut semakin menarik untuk dikunjungi. Ia merasa kini punya banyak pilihan tempat untuk menghabiskan waktu.
“Sekarang lebih seru. Banyak pedagang, jadi banyak pilihan buat jajan, tidak sekadar nongkrong,” pungkasnya.
Seiring meningkatnya kunjungan, area parkir belakang DPRD Majalengka perlahan bertransformasi menjadi ruang sosial baru bagi anak muda. Tempat yang dulu nyaris mati suri itu kini menemukan denyut kehidupan barunya.








