Cirebon –
Pantai Kesenden Kota Cirebon dibersihkan dari tumpukan sampah melalui aksi bersih-bersih yang melibatkan berbagai pihak. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait pemasangan barrier di aliran sungai untuk mencegah sampah kembali menumpuk di kawasan pantai.
Kegiatan bersih-bersih di Pantai Kesenden melibatkan pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, hingga organisasi kemasyarakatan. Para petugas bersama masyarakat turun langsung ke lokasi untuk membersihkan sampah yang menumpuk di kawasan pantai.
Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, mengatakan kegiatan bersih-bersih pantai ini bertujuan menjaga kebersihan kawasan pesisir. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita sudah menerima taklimat dari presiden, salah satunya adalah kita melaksanakan pembersihan,” kata Hista Soleh di Kota Cirebon, Jumat (6/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, proses pembersihan pantai berjalan tidak mudah. Kondisi Pantai Kesenden yang didominasi lumpur menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
“Kendalanya, seperti yang kita lihat, pantai di kita ini unik, lebih dominan lumpur yang ada di sekitar pantai,” katanya.
Untuk memaksimalkan proses pembersihan, Hista menyebutkan akan dikerahkan kendaraan amfibi. Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat membantu kegiatan pembersihan sampah di area pantai yang sulit dijangkau secara manual.
“Kita datangkan amfibi. Mudah-mudahan dengan amfibi ini bisa lebih maksimal,” katanya.
Di kawasan Pantai Kesenden ini terlihat ada berbagai jenis sampah berserakan. Sampah plastik hingga berbagai jenis sampah lainnya tampak mengotori area pantai.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Fina Amalia Purwantiningsih, mengatakan sampah yang menumpuk di Pantai Kesenden merupakan sampah kiriman dari aliran sungai yang bermuara ke pantai.
Menurutnya, sampah tersebut terbawa arus air sebelum akhirnya menumpuk di kawasan pesisir. Selain dari sungai, sampah juga berasal dari laut.
“(Sampah) ini berasal dari sungai dan dari laut,” ujar dia.
Untuk mencegah masuknya sampah kiriman dari sungai, DLH Kota Cirebon menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait pemasangan barrier.
Ia berharap barrier tersebut dapat dipasang di aliran sungai, sehingga sampah tidak kembali terbawa ke Pantai Kesenden.
“Kami mencoba berkoordinasi dengan BBWS untuk pemasangan barier untuk mencegah sampah yang semakin banyak ke muara sungai. Jadi nanti diharapkan sudah difilter dari awal sehingga tidak menambah sampah yang ada di pesisir pantai Kota Cirebon,” katanya.
Video Kejari Geledah Kantor DLH Sukabumi, Sita 50 Dokumen-Laptop“







