Bandung –
Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri dan Berjamaah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah Ramadhan. Dengan niat yang tepat, sholat Tarawih yang dikerjakan setelah Isya dapat menjadi sarana meraih pahala dan ampunan dosa.
Sholat Tarawih 11 rakaat terdiri dari delapan rakaat Tarawih dan tiga rakaat Witir sebagai penutup. Ibadah ini bisa dilakukan sendiri maupun berjamaah, dengan niat yang disesuaikan dengan peran masing-masing.
Meski demikian, para ulama sepakat bahwa jumlah rakaat Tarawih bersifat fleksibel dan boleh dikerjakan sesuai kemampuan.
Keutamaan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan
Keutamaan sholat Tarawih dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melakukan ibadah puasa Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Imam Bukhari dan Muslim).
Selain itu amalan ini akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda dan akan mendatangkan pahala bagai sholat semalaman. Seperti salah satu hadits bahwasannya Nabi Muhammad SAW bersabda,
مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة
“Barang siapa shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai. maka ditulis untuknya shalat satu malam (suntuk).”
Pentingnya Niat dalam Sholat Tarawih
Niat merupakan hal yang penting dalam beribadah. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam mazhab Syafi’i, niat tempatnya di dalam hati. Melafalkan niat hukumnya sunnah dan bertujuan membantu kekhusyukan, bukan sebagai syarat wajib.
Bacaan Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat
Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri
Lafaz niat sholat Tarawih 2 rakaat yang dikerjakan sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ālā
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dibaca setiap akan memulai sholat dua rakaat Tarawih.
Niat Sholat Tarawih 11 Rakaat Berjamaah
Bagi makmum, niat sholat Tarawih adalah:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Latin: Usholli sunnatat taroowiihi rak’ataini ma’muuman lillahi ta’ala.
Artinya: Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta’ala.
Bacaan Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Witir 3 Rakaat
Setelah menyelesaikan sholat Tarawih, ibadah dilanjutkan dengan sholat Witir. Niat sholat Witir 3 rakaat:
1. Niat Sholat Witir Berjamaah (Makmum)
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan ma’muuman lillahi ta’aala.
Artinya: Saya niat sholat sunnah witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
2. Niat Sholat Witir Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatain (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta’alaa.
Artinya: Saya niat shalat witir tiga rakaat (menghadap kiblat) karena Allah Ta’alaa
Tata Cara Singkat Sholat Tarawih 11 Rakaat
Pelaksanaan sholat Tarawih 11 rakaat dilakukan dengan:
Sholat Tarawih 2 rakaat sebanyak 4 kali salam
Tata cara sholat tarawih sama dengan sholat fardhu atau sholat sunah lainnya. Diawali dengan niat, takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
Imam Ahmad mengatakan, dalam sholat tarawih imam sebaiknya membaca ayat-ayat pendek atau ringan. Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah lainnya. Namun ukuran berat ringannya tergantung kebiasaan imam dan makmum di daerah tersebut. Berikut tata cara pelaksanaannya:
Sholat Tarawih 8 Rakaat (Dua Rakaat Salam)
1. Pelafalan niat sholat Tarawih.
2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
4. Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
5. Rukuk.
6. Itidal.
7. Sujud pertama.
8. Duduk di antara dua sujud.
9. Sujud kedua.
10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
12. Salam pada rakaat kedua.
13. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat Tarawih.
14. Mengulangi langkah ini hingga 8 rakaat selesai.
Sholat Witir 3 Rakaat
Sholat witir bisa dilakukan dengan dua cara yaitu 2 rakaat salam + 1 rakaat salam atau 3 rakaat sekaligus dengan satu salam. Berikut tata cara sholat witir.
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Apakah Niat Sholat Tarawih Harus Dilafalkan?
Niat tidak wajib dilafalkan. Cukup dihadirkan di dalam hati saat takbiratul ihram. Melafalkan niat diperbolehkan dan lazim dilakukan di Indonesia untuk membantu fokus dan kekhusyukan dalam sholat.
Semoga setiap rakaat yang dikerjakan menjadi jalan ampunan dosa dan mendatangkan keberkahan di bulan suci Ramadhan.







