Muswil PPP Jabar di Indramayu, Targetkan 12 Kursi di Pemilu 2029 baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Indramayu

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Rabu (4/2/2026). Muswil ini menjadi momentum konsolidasi internal partai sekaligus persiapan menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menegaskan, PPP merupakan ujung tombak perjuangan para kiai dan ulama. PPP pun berkomitmen menjaga garis perjuangan sekaligus mengawal agenda besar partai yang dicanangkan Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

“Yang paling penting adalah merancang bangun PPP agar tegak lurus dan loyal ke depan. Partai tidak akan menjadi hebat tanpa ketaatan kepada pimpinan,” ujar Uu dalam sambutannya.

Uu menambahkan, PPP Jawa Barat bertekad mengembalikan kejayaan partai seperti era 2000-an. Ia menyebut capaian pada Pemilu 2024 menjadi modal awal bagi kebangkitan partai berlambang Kakbah tersebut di Jawa Barat.

“Pada 2024, PPP Jawa Barat meraih enam kursi parlemen, meningkat signifikan dari tiga kursi pada Pemilu 2019. Ini tidak lepas dari kerja keras para kader. Mudah-mudahan ke depan bisa kembali mencapai 12 kursi seperti yang sebelumnya pernah terjadi,” katanya.

Menurut Uu, PPP akan terus menjaga hubungan historis dengan para ulama pendiri partai, sembari menyesuaikan diri dengan kebutuhan serta dinamika masyarakat Jawa Barat saat ini.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim, yang diwakili Pelaksana Tugas Asisten Daerah (Asda) I Setda Indramayu Jafar Abdullah, menyampaikan dukungan atas terselenggaranya Muswil PPP Jabar di Bumi Wiralodra.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Jawa Barat, sekaligus memperkenalkan potensi daerah, termasuk kuliner khas Indramayu, kepada para peserta.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

“Para kader wajib mencicip kuliner khas Indramayu seperti Pindang Gombyang dan lain-lain, kemudian terdapat batik khas Indramayu yang bisa dijadikan oleh-oleh,” ucap Jafar dalam sambutannya.

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono berharap Muswil ke-10 ini dapat semakin mengangkat syiar dan kehadiran PPP di tengah masyarakat, khususnya di Indramayu dan Jawa Barat secara luas.

“Muswil ini memiliki makna penting sebagai ajang konsolidasi di tingkat daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi. Ini menjadi bagian dari persiapan kita menghadapi agenda politik ke depan menuju Pemilu 2029,” kata Mardiono.

Ia menjelaskan, PPP mulai mempersiapkan perangkat partai untuk menghadapi proses verifikasi pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027, dilanjutkan dengan tahapan rekrutmen calon legislatif serta agenda strategis lainnya.

“Muswil merupakan bentuk pelaksanaan amanat partai, yang harus kita jalankan secara kolektif dan berkesinambungan,” ujarnya.

Terkait agenda nasional, Mardiono menyampaikan bahwa setelah seluruh Muswil di Indonesia rampung (saat ini telah berjalan di sekitar 30 provinsi), PPP akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Makassar pada 11-12 Februari 2026 mendatang.

“Insyaallah Mukernas akan kita laksanakan secara nasional di Makassar pada tanggal 11-12,” jelasnya.

Mardiono juga menitipkan pesan khusus kepada kader PPP di Jawa Barat dan Indramayu agar aktif menyukseskan Muswil sebagai momentum kebangkitan partai.

“Kita menyadari bahwa pada Pemilu 2024 PPP belum berhasil lolos ke parlemen di Indramayu. Masih ada kekurangan yang harus kita benahi. Karena itu, kita akan bekerja lebih keras dan lebih terstruktur, untuk mengejar target perolehan suara pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Muswil ke-10 DPW PPP Jawa Barat secara resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono, dan disambut dengan tepuk tangan meriah dari para kader yang hadir.