Mudik Tenang, Warga Cianjur Bisa Titip Kendaraan-Rumah ke Polisi

Posted on

Cianjur

Menjelang arus mudik Lebaran, Polres Cianjur menyiapkan langkah antisipatif untuk menjamin keamanan warga Kota Santri yang hendak pulang kampung. Selain mendirikan pos khusus, Mapolres hingga Mapolsek akan difungsikan sebagai lokasi penitipan kendaraan bagi para pemudik.

Tak hanya itu, warga juga diberi kesempatan melaporkan rumah yang akan ditinggal kosong agar dapat dipantau secara intensif oleh petugas patroli selama musim mudik dan arus balik.

Kapolres Cianjur, A Alexander Yurikho Hadi, mengatakan momen mudik memiliki risiko kerawanan tersendiri, terutama ketika kendaraan ditinggalkan di rumah tanpa pengawasan.

“Di momen mudik dan arus balik, akan sangat berisiko untuk meninggalkan kendaraan di rumah tanpa ada yang mengawasi,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Dari total 13 pos pengamanan dan 10 pos pelayanan yang tersebar di berbagai titik di Cianjur, beberapa di antaranya-khususnya yang memiliki halaman luas-akan dijadikan tempat penitipan kendaraan.

“Nanti kami akan jadikan pos pelayanan yang memang memiliki halaman luas untuk dijadikan tempat penitipan kendaraan pemudik. Sehingga warga Cianjur tak usah khawatir kendaraannya ditinggal saat mudik, dijaga oleh petugas selama 24 jam,” ujar dia.

Selain di pos pelayanan, fasilitas penitipan kendaraan juga tersedia di Mapolres dan seluruh kantor Polsek.

“Iya, selain di pos pelayanan tertentu. Silakan titipkan kendaraan di Polsek atau ke Polres saja,” kata dia.

Rumah Kosong Bisa Dilaporkan

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar melaporkan rumah yang akan ditinggal mudik. Data tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk meningkatkan patroli di lokasi yang rawan.

“Rumah yang kosong ditinggal mudik juga silakan laporkan. Karena kalau tidak diinfokan kami tidak tahu mana saja yang kosong. Tapi kalau sudah dilaporkan dulu, nanti dipantau petugas patroli mencegah jadi sasaran pelaku kriminal,” kata dia.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi tindak kriminalitas seperti pencurian rumah kosong yang kerap meningkat saat musim mudik.

Kesiapan Operasi Ketupat

Di sisi lain, Polres Cianjur memastikan kesiapan Operasi Ketupat berjalan maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda hingga Basarnas.

“Kami juga sudah gelar rapat koordinasi, termasuk dengan Forkopimda hingga Basarnas. Kami upayakan fasilitas penunjang untuk mudik dan arus balik disiapkan dan petugas tentunya disiagakan untuk memastikan momen mudik dan arus balik ini lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu, menyatakan pemerintah daerah turut melakukan pembenahan infrastruktur guna menunjang kelancaran mudik.

“Jalan yang dijadikan jalur pemudik akan kami perbaiki. Targetnya sebelum momen mudik sudah selesai,” kata dia.

Tak hanya perbaikan jalan, penerangan jalan umum (PJU) yang rusak juga menjadi perhatian utama.

“Secepatnya PJU juga diperbaiki agar jalur mudik terang saat malam hari, dan dapet meningkatkan keselamatan pengendara,” pungkasnya.