Sumedang –
Satreskrim Polres Sumedang tengah menyelidiki penemuan mayat seorang pria di Dusun Bojong Gawul RT 002/003, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (22/2/2024). Polisi menemukan luka tusuk dan bekas tembakan airsoft gun pada tubuh korban.
Seperti diketahui sebelumnya, korban bernama Juanda (23), warga Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Sehari-hari, korban diketahui berprofesi sebagai wiraswasta yang menjalankan transaksi jual beli ponsel secara COD (Cash on Delivery).
Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopriansah mengungkapkan, pria tersebut diduga kuat menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Berdasarkan temuan di TKP, Tanwin melanjutkan bahwa pihaknya menemukan beberapa luka tusuk pada tubuh korban. Tak hanya itu, polisi juga menemukan bekas tembakan airsoft gun, bahkan peluru masih menempel di kepala korban.
“Dimana setelah kami melakukan olah TKP, ada beberapa luka tusuk, luka tusuk di dada sebelah kiri, di kepala ada bekas tembakan airsoft gun, dimana peluru masih menempel,” ungkap Tanwin.
Menurut Tanwin, luka pada tubuh korban tersebut diduga menjadi penyebab kematian Juanda. Saat ini, pihaknya telah memeriksa 15 saksi, mulai dari pihak keluarga hingga saksi yang berada di lokasi penemuan jenazah.
“Kemungkinan yang mengakibatkan korban ini meninggal karena kehabisan darah. Kami sudah memeriksa sekitar kurang lebih 15 saksi ya, 15 saksi termasuk dari keluarga korban sendiri, istri korban, keluarga korban, dan saksi-saksi yang mengetahui ada di TKP,” katanya.
Tanwin menjelaskan, korban sebelumnya berniat menjual ponsel melalui sistem COD. Namun, setelah itu korban justru ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar.
“Kami mendapatkan informasi bahwa korban ini adalah penjual handphone, penjual handphone dan kami dapatkan informasi dari istri korban, tadi pagi setelah sahur korban ini akan menjual handphone secara COD. Kemungkinan ya, kemungkinan ini adalah korban dari pencurian dengan kekerasan,” ucapnya.
