Bandung –
Tren, media sosial, dan kebiasaan konsumtif kerap memengaruhi gaya hidup hingga membuat pengeluaran membengkak. Kondisi ini sering memicu perasaan uang cepat habis, meski kebutuhan utama sebenarnya tidak banyak. Namun, ada solusi efektif untuk mengatasinya, yakni melalui gaya hidup frugal living.
Frugal living menjadi pilihan agar hidup lebih tertata, tenang, dan terhindar dari rasa kekurangan secara finansial. Gaya hidup ini membantu pengelolaan uang serta memilah antara kebutuhan riil dan sekadar keinginan.
Apa Itu Frugal Living?
Frugal living adalah cara menjalani hidup dengan hemat. Dalam praktiknya, pembelian barang tidak dilakukan secara serampangan, melainkan berdasarkan kebutuhan serta pertimbangan kegunaan dan dampak jangka panjang.
Mengutip laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, frugal living adalah cara mengatur uang secara sadar, bijak, dan terencana demi mencapai tujuan keuangan di masa depan.
Tips Menerapkan Frugal Living
1. Mengutamakan Kualitas
Utamakan kualitas dibanding kuantitas. Saat membeli barang seperti elektronik, pakaian, furnitur, atau peralatan lain, pilihlah barang berkualitas tinggi yang awet bertahun-tahun. Meski harganya relatif lebih mahal, barang berkualitas akan bertahan lebih lama sehingga Anda tidak perlu sering membeli barang baru. Hal ini efektif menekan pengeluaran jangka panjang.
2. Membuat Anggaran
Anggaran adalah instrumen vital dalam pengelolaan keuangan. Menyusun anggaran membantu Anda melacak alur uang setiap bulan. Catat seluruh komponen mulai dari pemasukan hingga pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, tempat tinggal, dan tagihan. Langkah ini memastikan kebutuhan pokok terpenuhi dan mencegah pemborosan.
3. Menetapkan Batasan
Menetapkan batasan sangat penting agar uang tidak terkuras berlebihan. Batasan ini mencegah pembelian barang yang tidak perlu atau pengeluaran dalam jumlah besar secara impulsif.
4. Memprioritaskan Kebutuhan
Bedakan antara kebutuhan mendesak dan sekadar keinginan. Dengan memprioritaskan kebutuhan, Anda dapat mengurangi pembelian barang yang tidak perlu sehingga pengeluaran menjadi lebih bijak.
5. Hindari Utang Konsumtif
Hindari berutang untuk hal yang tidak mendesak, seperti membeli barang mewah demi gaya hidup. Utang hanya akan menambah tekanan finansial dan menggerus tabungan. Jika memiliki utang, segera lunasi agar bunga dan tagihan tidak menumpuk.
6. Jangan Terpengaruh Tren
Tren produk baru sering kali memicu perilaku konsumtif karena rasa takut ketinggalan zaman (FOMO). Jangan mudah terpengaruh tren yang ada agar pengeluaran tetap terkendali dan saldo tabungan tetap aman.
7. Bijak Menggunakan Diskon
Memanfaatkan diskon bisa menjadi strategi berhemat. Potongan harga memungkinkan Anda mendapatkan barang dengan harga lebih murah. Namun, tetaplah bijak; jangan membeli barang yang tidak diperlukan hanya karena tergiur label diskon.
Manfaat Frugal Living
1. Memiliki Tabungan yang Sehat
Dengan pengelolaan yang ketat, Anda bisa menyisihkan dana secara konsisten. Tabungan ini memberikan rasa aman dan dapat digunakan untuk tujuan jangka panjang yang telah direncanakan.
2. Meringankan Stres Keuangan
Frugal living membantu hidup lebih tenang karena minimnya tekanan finansial. Pengelolaan uang yang baik dan ketiadaan utang konsumtif secara otomatis menurunkan tingkat stres.
3. Mencapai Kebebasan Finansial
Gaya hidup ini mempercepat pencapaian kebebasan finansial (financial freedom). Kebiasaan mengelola uang secara bijak mempermudah proses akumulasi kekayaan di masa tua.
4. Pembentukan Dana Darurat
Menyisihkan uang secara rutin memungkinkan terbentuknya dana darurat. Dana ini sangat krusial saat menghadapi situasi tak terduga seperti sakit atau perbaikan kendaraan mendadak. Tanpa pengelolaan yang baik, Anda akan kesulitan memiliki bantalan finansial ini.
5. Pengurangan Sampah
Frugal living juga berdampak positif bagi lingkungan. Dengan membatasi pembelian barang baru dan lebih memilih untuk memperbaiki atau mendaur ulang barang yang ada, jumlah sampah kemasan dan produk bekas dapat ditekan secara signifikan.
Sebagai kesimpulan, frugal living adalah kunci untuk hidup lebih sederhana dan bijak secara finansial. Dengan mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan, kehidupan tidak hanya menjadi lebih tenang, tetapi juga lebih teratur dan berkelanjutan.







