Bandung –
Bingung mencari spot berburu takjil sore ini? Kawasan Masjid Istiqomah yang berlokasi di Jalan Citarum, Kota Bandung, bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi.
Beragam menu takjil tersedia lengkap di pusat kuliner ini, mulai dari camilan ringan, aneka minuman segar, hingga makanan berat. Bagi Anda yang ingin berburu kuliner berbuka, para pedagang biasanya sudah mulai menjajakan dagangannya sejak pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rata-rata pedagang di kawasan ini didominasi oleh penjual makanan berat. Pengunjung dapat menemukan nasi timbel, nasi bebek, nasi pecel, hingga soto yang menggugah selera.
Tak hanya itu, tersedia pula mi bakso, mi kocok, bakso cuanki, bakso tahu, bakmi, batagor, hingga dimsum. Untuk pelepas dahaga, pilihannya pun beragam, mulai dari es teler, es campur, kolak, hingga es kopi susu. Begitu pula dengan kudapan ringan, tersedia aneka gorengan, makanan berbahan baku aci, hingga hidangan penutup (dessert) yang manis.
Agar tidak terjebak kepadatan atau berdesakan dengan warga dan pengendara lain, datang sekitar pukul 17.00 WIB adalah waktu yang paling tepat. Jika datang terlalu mepet dengan waktu azan Magrib, kawasan tersebut dipastikan sudah sangat ramai dikunjungi warga.
Salah satu pedagang cilok, Ali (45), mengungkapkan bahwa para pedagang sebenarnya sudah bersiap di lokasi sejak pukul 15.00 WIB. Ali menyarankan agar pembeli tidak datang terlalu sore jika ingin mendapatkan pilihan yang lengkap. Selain menghindari kemacetan, biasanya stok dagangan sudah mulai menipis menjelang berbuka.
“Jam 5 atau jam 4 cocok datang. Di sini banyak yang jualan, tapi kebanyakan makanan berat,” kata Ali kepada, belum lama ini.
Ali mengaku selama momen Ramadan ia konsisten berjualan di kawasan tersebut. Namun pada hari biasa atau di luar bulan puasa, ia biasanya menjajakan dagangannya di sekolah-sekolah yang berada di sekitar Jalan Sumatera.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Jualan di sini mah kalau puasa saja, kenapa di sni? karena banyak pengunjung terutama jemaah masjid. Kalau hari bisa di sekolah jualannya, dekat dari sini mah,” ujar pria yang bermukim di Cicendo itu.
Disinggung terkait pendapatan di bulan Ramadan, Ali merasa bersyukur karena dagangannya kini lebih cepat habis dibandingkan hari biasanya. Keuntungan yang didapat rencananya akan digunakan sebagai bekal untuk pulang ke kampung halaman.
“Kalau sampai ludes sih jarang, tapi jualannya saja cepat. Keuntungan alhamdullilah berkah, ada buat bekal mudik ke Garut,” ujar Ali.
juga sempat berbincang dengan Maulana, seorang warga Cikutra yang sengaja datang ke kawasan Masjid Istiqomah untuk berburu takjil.
“Beli kolak, sama es campur. Kebetulan sendiri karena sekalian jemput istri, kantornya dekat sini,” ujarnya.
Maulana menyebut ia sering membeli takjil di kawasan tersebut karena pilihannya yang sangat beragam dan memudahkan jika tidak sempat memasak di rumah.
“Suka beli makanan berat juga, kalau enggak masak. Kalau makanan berat yang enak di sini nasi bebek, andalan banget pokonya,” ujarnya.







