Marc Klok Nantikan Timnas Sentuhan John Herdman di FIFA Series 2026 baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Bandung

Indonesia kembali menjadi panggung sepak bola internasional setelah FIFA resmi merilis jadwal Turnamen FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Turnamen ini menghadirkan empat negara dari konfederasi berbeda, Indonesia (AFC), Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Bagi Timnas Indonesia, ajang ini bukan sekadar turnamen persahabatan. FIFA Series 2026 menjadi titik awal era baru Skuad Garuda di bawah komando pelatih asal Inggris, John Herdman.

Kapten Persib Bandung yang juga penggawa Timnas Indonesia, Marc Klok menyambut positif turnamen ini. Ia menilai FIFA Series menjadi momen krusial untuk membangun ulang fondasi tim bersama staf pelatih yang baru.

“Turnamen itu sangat penting saya pikir, karena semua tahu ada staf kepelatihan baru. Kalau ada staf kepelatihan baru, semua mulai dari kosong lagi dengan filosofi berbeda, dengan playing style berbeda, dengan keinginan semua berbeda,” ujar Klok, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, perubahan di kursi pelatih otomatis menghadirkan pendekatan baru, baik dalam strategi maupun pembentukan karakter tim. Karena itu, FIFA Series dinilai sebagai panggung yang tepat untuk menyatukan visi.

“Jadi, pasti kita mulai dari kosong dan FIFA Match Series itu adalah momentum untuk bangun tim lagi untuk ke depannya, bikin chemistry, dan ya cari momen dan situasi terbaik dengan pelatih yang baru,” ungkapnya.

Waspadai Bulgaria

Dalam turnamen ini, Indonesia akan menghadapi St. Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Bulgaria akan melawan Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB.

Pemenang dari dua pertandingan itu bakal tampi di final FIFA Series pada Senin, 30 Maret 2026. Sesama negara yang kalah juga akan saling berhadapan untuk memperebutkan tempat ketiga.

Melihat lawan yang bakal dihadapi Indonesia itu, Klok mengaku belum terlalu mengenal kekuatan St. Kitts and Nevis. Namun begitu, ia yakin setiap tim yang tampil di turnamen ini punya kekuatan yang tak bisa disepelekan.

“Tidak tahu (kekuatan St Kits Nevis). Saya lihat juga negara itu tapi saya belum tahu mereka bagus atau tidak. Tapi ya, pasti kalau kita lihat international stage, pasti semua tim punya kualitas individual dan ada Bulgaria juga,” katanya.

Klok justru menaruh perhatian khusus pada Bulgaria. Ia punya pengalaman bermain cukup lama di negara tersebut, sehingga setidaknya memahami gaya permainan mereka.

“Saya cukup lama main di Bulgaria, jadi saya tahu mereka kuat. Postur besar, orang yang tinggi, kuat, main direct football. Tidak terlalu kombinasi, tapi ya lumayan bagus,” ungkapnya.

Target Juara di Rumah Sendiri

Bermain di hadapan publik sendiri menjadi motivasi tambahan bagi Klok dan rekan-rekannya. Ia menegaskan target Indonesia tak main-main yakni menjadi juara du turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series itu

“Kalau main di negara kita, kita harus menang turnamen ini. Saya yakin,” tegasnya.

Optimisme itu juga didasari komunikasi awalnya dengan Herdman. Klok mengaku sudah cukup lama berbincang dengan sang pelatih terkait ide, strategi, dan gambaran tim yang ingin dibangun.

“Kita cukup lama bertemu dan bicara soal ide dia, strategi dia. Dia ingin pemain seperti apa, dia ingin tim seperti apa. Dan menurut aku, dia cukup profesional. Dia punya ide yang sangat baik. Dia memang orang yang punya disiplin yang tinggi,” tutur Klok.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa Herdman ingin membangun tim dengan pondasi kolektivitas yang kuat. Meski belum tentu mendapat panggilan untuk memperkuat Indonesia nanti, Klok tetap menunjukkan komitmen penuh untuk Merah Putih.

“Semua mulai dari tim, bukan dari individu. Dia tidak mau tahu soal individu lebih tinggi daripada negara dan daripada tim. Jadi dia punya struktur sangat baik dari percakapan kita. Dan saya support dia,” ucapnya.

“Walaupun saya (belum tentu) dipanggil, saya selalu support negara kita. Pasti saya mau kasih terbaik, selalu mau main untuk negara kita, mau kasih yang terbaik. Jadi ya, kita lihat bulan depan,” tutup Klok