- Nuzulul Quran 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?
- Amalan Malam Nuzulul Quran
- Keutamaan Malam Nuzulul Quran
1. Membaca Al-Qur’an 2. Memperbanyak I’tikaf 3. Melaksanakan Salat Malam 4. Memperbanyak Doa 5. Memperbanyak Dzikir 6. Bersedekah
1. Malam Diturunkannya Al-Qur’an 2. Malam yang Penuh Kemuliaan 3. Turunnya Para Malaikat 4. Malam Penuh Keselamatan 5. Malam Ditetapkannya Berbagai Ketentuan 6. Malaikat Memberi Salam kepada Orang Beriman
Bandung –
Malam Nuzulul Quran merupakan salah satu momen penting dalam bulan suci Ramadan yang sangat dimuliakan oleh umat Islam. Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi awal turunnya wahyu yang kemudian menjadi pedoman hidup bagi umat manusia hingga akhir zaman.
Dalam tradisi Islam, Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Momen ini sering dijadikan kesempatan bagi umat Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak berbagai amalan ibadah.
Karena memiliki keistimewaan yang besar, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam Nuzulul Quran dengan berbagai amal saleh. Lalu, apa saja amalan yang sebaiknya dilakukan pada malam Nuzulul Quran? Berikut penjelasan lengkapnya.
Nuzulul Quran 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?
Berdasarkan Kalender Islam Global 2026 dan hasil sidang isbat pemerintah pada 17 Februari 2026, 1 Ramadan 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan perhitungan tersebut, 17 Ramadan 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026. Tanggal ini menjadi acuan utama bagi mayoritas umat Islam di Indonesia untuk memperingati malam Nuzulul Quran.
Biasanya, peringatan malam Nuzulul Quran sudah dimulai sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, setelah waktu Magrib.
Sementara itu, organisasi Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan perhitungan tersebut, 17 Ramadan 1447 H versi Muhammadiyah jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026, sehingga malam peringatannya berlangsung pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Perbedaan satu hari ini terjadi karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda antara rukyat dan hisab. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak mengurangi makna spiritual dari peringatan Nuzulul Quran.
Amalan Malam Nuzulul Quran
1. Membaca Al-Qur’an
Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan pada malam Nuzulul Quran adalah membaca Al-Qur’an. Amalan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kitab suci umat Islam yang diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi seluruh manusia.
Membaca Al-Qur’an tidak hanya mendatangkan ketenangan hati, tetapi juga memberikan pahala yang besar bagi orang yang melakukannya. Bahkan, setiap huruf yang dibaca akan bernilai kebaikan di sisi Allah SWT.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi).
Hadis tersebut menunjukkan bahwa pahala membaca Al-Qur’an sangat besar. Apalagi jika dilakukan pada bulan Ramadan dan bertepatan dengan malam Nuzulul Quran, maka pahala yang diperoleh diyakini akan berlipat ganda.
2. Memperbanyak I’tikaf
Amalan berikutnya yang dianjurkan pada malam Nuzulul Quran adalah melaksanakan i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT.
Selama menjalankan i’tikaf, seorang Muslim dapat memperbanyak berbagai ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, hingga melakukan salat sunnah. I’tikaf biasanya dilakukan pada malam hari, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Adapun niat i’tikaf yang dapat dibaca adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala.”
Meskipun i’tikaf termasuk ibadah sunnah yang bisa dilakukan kapan saja, melaksanakannya di bulan Ramadan, khususnya pada malam Nuzulul Quran, diyakini memiliki keutamaan yang lebih besar.
3. Melaksanakan Salat Malam
Salat malam juga menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Beberapa jenis salat malam yang dapat dilakukan antara lain:
Salat Tahajud
Salat Taubat
Salat Hajat
Salat Witir
Salat sunnah lainnya
Salat malam memiliki banyak keutamaan. Bahkan, dalam berbagai hadis disebutkan bahwa salat malam merupakan ibadah yang paling utama setelah salat wajib lima waktu.
Beberapa keutamaan salat malam antara lain:
Menjadi ciri orang-orang yang saleh.
Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menghapus dosa-dosa.
Doa yang dipanjatkan lebih mudah dikabulkan.
Dengan melaksanakan salat malam pada malam Nuzulul Quran, seorang Muslim diharapkan dapat memperoleh pahala yang besar sekaligus meningkatkan kualitas keimanannya.
4. Memperbanyak Doa
Berdoa juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Melalui doa, seorang hamba dapat memohon berbagai kebaikan, ampunan, dan perlindungan kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang dapat dipanjatkan pada malam Nuzulul Quran adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ نَوِّرْ قُلُوبَنَا بِتِلاوَةِ الْقُرْآنِ، وَزَيِّنْ أَخْلَاقَنَا بِجَاهِلِ الْقُرْآنِ، وَحَسِّنْ أَعْمَالَنَا بِذِكْرِ الْقُرْآنِ، وَنَجِّنَا مِنَ النَّارِ بِقُرْآنِهِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ بِشَفَاعَةِ الْقُرْآنِ
Latin:
Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil Qur’an, wa zayyin akhlaaqonaa bijaahil Qur’an, wa hassin a’maalanaa bi dzikril Qur’an, wa najjinaa minan naari bikaroomatil Qur’an, wa adkhilnal jannata bi syafaa’atil Qur’an.
Artinya:
“Ya Allah, sinarilah hati kami dengan membaca Al-Qur’an, hiasilah akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an, perbaikilah amal kami dengan dzikir melalui Al-Qur’an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, dan masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Qur’an.”
5. Memperbanyak Dzikir
Dzikir adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, termasuk pada malam Nuzulul Quran. Dzikir merupakan aktivitas mengingat Allah SWT dengan lisan maupun hati melalui bacaan tertentu seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir.
Selain menjadi bentuk ibadah, dzikir juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan seorang Muslim. Di antaranya adalah menenangkan hati, membersihkan jiwa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak dzikir pada malam Nuzulul Quran, seorang Muslim dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang penuh pahala dan meningkatkan kualitas spiritualnya.
6. Bersedekah
Amalan lainnya yang sangat dianjurkan adalah bersedekah. Sedekah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dengan memberikan sebagian harta yang dimiliki kepada orang yang membutuhkan.
Bersedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti:
Memberikan makanan kepada orang yang berpuasa
Membantu fakir miskin
Menyumbang ke panti asuhan
Memberikan bantuan kepada kegiatan masjid
Sedekah yang dilakukan pada bulan Ramadan, terlebih lagi pada malam-malam yang mulia seperti Nuzulul Quran, diyakini memiliki pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Selain dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, malam Nuzulul Quran juga memiliki berbagai keutamaan yang istimewa. Berikut beberapa keistimewaannya.
1. Malam Diturunkannya Al-Qur’an
Malam Nuzulul Quran adalah malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini menjadi awal turunnya wahyu yang kemudian menjadi pedoman hidup bagi umat Islam.
2. Malam yang Penuh Kemuliaan
Allah SWT menjelaskan keutamaan malam yang penuh kemuliaan dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 2-3:
“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Ayat tersebut menunjukkan betapa agungnya malam yang berkaitan dengan turunnya Al-Qur’an.
3. Turunnya Para Malaikat
Pada malam yang mulia ini, para malaikat termasuk Malaikat Jibril turun ke bumi dengan izin Allah SWT untuk mengatur berbagai urusan manusia.
Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 4:
“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”
4. Malam Penuh Keselamatan
Malam ini juga disebut sebagai malam yang penuh keselamatan hingga terbitnya fajar. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 5).
Para ulama menjelaskan bahwa pada malam tersebut Allah SWT memberikan banyak rahmat dan keberkahan bagi hamba-hamba-Nya.
5. Malam Ditetapkannya Berbagai Ketentuan
Sebagian ulama juga menafsirkan bahwa pada malam yang mulia ini berbagai ketentuan Allah SWT bagi makhluk-Nya dijelaskan, seperti rezeki, ajal, dan berbagai urusan kehidupan.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surah Ad-Dukhan ayat 4:
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”
6. Malaikat Memberi Salam kepada Orang Beriman
Keutamaan lain dari malam yang mulia ini adalah para malaikat memberikan salam kepada orang-orang yang beribadah hingga terbitnya fajar.
Hal ini menunjukkan betapa besarnya kemuliaan malam tersebut bagi umat Islam yang menghidupkannya dengan ibadah.
Malam Nuzulul Quran merupakan salah satu momen istimewa dalam bulan Ramadan yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Peristiwa turunnya Al-Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam akan pentingnya menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menyambut malam yang penuh berkah ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak berbagai amalan seperti membaca Al-Qur’an, i’tikaf, salat malam, berdoa, berdzikir, dan bersedekah.
Dengan menghidupkan malam Nuzulul Quran melalui berbagai ibadah tersebut, diharapkan umat Islam dapat memperoleh pahala yang berlipat ganda serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.







