Madura United Siap Uji Keperkasaan Persib di GBLA

Posted on

Bandung

Madura United bersiap menghadapi ujian berat saat menantang tuan rumah Persib Bandung pada pekan ke-23 Super League 2025/26. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Persib berstatus juara bertahan dua musim beruntun dan rekor kandang yang impresif, belum tersentuh kekalahan musim ini di GBLA. Atmosfer stadion yang dipadati bobotoh selalu menjadi tekanan tambahan bagi tim tamu.

Namun Madura United memastikan mereka tidak datang sebagai tamu biasa. Pelatih Madura United, Carlos Pareira, menyadari betul bobot pertandingan ini bagi timnya.

“Pertandingan besok adalah laga besar dan semua orang tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi kami,” ucap Pareira.

Ia menegaskan timnya memahami tekanan yang ada, terlebih situasi klasemen menuntut mereka mulai mengumpulkan poin. Madura saat ini berada di urutan 14 dengan 20 poin, hanya berjarak 2 angka dari zona degradasi.

“Kami memahami tanggung jawab yang ada di tim ini. Kami sudah menyiapkan rencana untuk besok dan akan mencoba memberikan yang terbaik. Kami juga sadar tekanan terhadap tim sangat besar. Situasi ini memang tidak nyaman, tetapi kami harus mulai meraih poin dan kami akan berusaha melakukannya besok,” katanya.

Madura United datang dengan persiapan matang. Pareira menyebut timnya selalu melakukan analisis mendalam terhadap setiap lawan, termasuk Persib.

“Kami sudah menganalisis Persib, bukan hanya mereka, tetapi semua tim kami pelajari dengan serius,” ungkapnya.

Ia mengakui kekuatan Maung Bandung yang solid di lini belakang sekaligus tajam dalam menyerang. Meski begitu, ia menegaskan timnya tak datang dengan rasa takut.

“Namun kami juga datang dengan strategi yang sudah kami siapkan dengan baik. Madura United datang ke sini tanpa rasa takut. Kami menghormati Persib dan juga pelatihnya yang sangat berkualitas. Tapi rasa hormat bukan berarti kami gentar. Kami menjalani pekan persiapan yang sangat baik. Target kami jelas, setidaknya membawa pulang poin ke Madura,” tegasnya.

Persib dipastikan tidak akan didampingi pelatih kepala mereka, Bojan Hodak yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Namun Pareira tak menganggap hal itu sebagai keuntungan signifikan.

“Absennya head coach Bojan tentu menjadi perhatian. Namun saya tidak berpikir itu akan menjadi keuntungan besar bagi kami. Para pemain mereka sudah memahami rencana permainan dan cara bermain timnya. Mereka tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ucap Pareira.

“Tentu saja mereka akan kehilangan pelatih di sisi lapangan, terutama dalam pengambilan keputusan langsung. Tetapi saya yakin itu tidak akan banyak mengubah rencana dan gaya bermain mereka,” lanjut dia.

Senada dengan sang pelatih, kapten Madura United, Lulinha menilai pertandingan di GBLA akan berjalan sangat sulit. Namun ia memastikan tim dalam kondisi siap tempur.

“Pertandingan besok akan sangat sulit bagi kami. Tapi kami sudah siap. Kami menjalani minggu latihan yang sangat kuat dengan persiapan yang bagus. Tim dalam kondisi siap bertanding,” ucap Lulinha.

Ia tak menutup mata terhadap catatan pertahanan Persib yang sangat kokoh di kandang. Namun keyakinan tetap menjadi modal utama Madura United.

“Kami tahu lawan hanya kebobolan sedikit gol di kandang mereka. Itu menunjukkan mereka tim yang solid.. Tapi kami percaya pada persiapan yang sudah dilakukan. Kami datang dengan mental kuat dan ingin menunjukkan performa terbaik,” pungkasnya.