Kabupaten Bandung –
Sebuah ledakan misterius menghancurkan bangunan kontrakan berlantai dua di Kampung Cileunyi, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (14/3/2026) malam. Ledakan tersebut menyebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan parah.
Pantauan di lokasi pada Minggu (15/3/2026), material tembok yang hancur terlihat berserakan di sekitar area kontrakan. Bagian atap dan dinding bangunan juga runtuh hingga menimpa sejumlah peralatan rumah tangga yang berada di dalam kamar.
Bangunan kontrakan tersebut memiliki dua lantai dengan total 19 kamar. Mayoritas kamar mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut. Saat ini area kontrakan telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Salah seorang penghuni kontrakan, Een (42), mengatakan peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang tertidur di kamar yang berada di lantai bawah. Ia tiba-tiba terbangun setelah mendengar suara ledakan keras.
“Saya lagi tidur pulas sekitar jam 9an malam. Tiba-tiba ada ledakan, terus dinding dan atap langsung runtuh. Enggak tahu ledakan apa juga itu teh,” ujar Een saat ditemui di lokasi, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, setelah suara ledakan terdengar, dinding bangunan langsung ambruk hingga mengenai pintu kamarnya. Ia pun langsung terbangun dari tidur.
“Tiba-tiba brug kena pintu, saya langsung bangun dan alhamdulillah saya tidak apa-apa,” katanya.
Meski demikian, ia menyebutkan ada satu penghuni kontrakan yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Tapi ada satu orang penghuni terluka hingga harus dijahit 6 jahitan, korban cuma satu yang luka saja,” jelasnya.
Penghuni lainnya, Tata (49), mengatakan runtuhnya bangunan terjadi secara tiba-tiba setelah terdengar ledakan. Ia mengaku hingga kini belum mengetahui pasti penyebab ledakan tersebut.
“Jadi ini teh enggak ada yang tahu ledakannya apa. Kalau listrik, pasti lampu mati, dan kalau kompor pasti ada api. Penyebabnya lagi diselidiki sama polisi tadi malam sudah datang,” ucap Tata.
Ia menambahkan, suara ledakan terdengar dari bagian belakang kontrakan. Karena itu, kerusakan paling parah terjadi di kamar-kamar yang berada di area tersebut.
“Pokoknya mah suara ledakannya seperti ban mobil pecah. Makanya kamar yang di belakang rusak semua, kalau yang kamar saya hanya sedikit masih aman,” tuturnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang merusak bangunan kontrakan tersebut.
sudah berusaha mengkonfirmasi insiden tersebut ke pihak kepolisian. Namun hingga kini belum ada respons.
