Bandung –
Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung disambut dengan sikap dewasa oleh Alfeandra Dewangga. Bek kiri ‘Maung Bandung’ itu sama sekali tidak menunjukkan raut khawatir, meski pemain asal Prancis tersebut datang dengan nama besar dan posisi yang sama dengannya.
Alih-alih melihatnya sebagai ancaman, Dewangga justru memandang kehadiran mantan pemain AS Monaco dan Paris Saint-Germain (PSG) itu sebagai angin segar bagi tim. Baginya, Kurzawa membawa nilai lebih, bukan hanya untuk kedalaman skuad, tetapi juga sebagai sumber pengalaman yang bisa dipelajari.
“Kalau saya sih sebagai pemain, (kedatangan Kurzawa) bagus buat kedalaman tim. Apalagi saya juga bisa banyak belajar darinya,” ujar Dewangga dikutip dari laman resmi klub.
Persaingan di sektor bek kiri memang kini semakin ketat. Namun, pemain yang akrab disapa Dewa itu menegaskan fokus utamanya bukan soal siapa yang bermain sejak menit pertama, melainkan bagaimana Persib bisa tampil maksimal sebagai sebuah tim.
Dewangga memilih menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pelatih. Ia memastikan dirinya akan selalu siap kapan pun dibutuhkan, baik saat latihan maupun di pertandingan resmi.
Alfeandra Dewangga. (Foto: Dok. Persib Bandung) |
“Enggak sih (merasa tersaingi), tergantung pelatih juga kan. Siapapun yang dijadikan starter, ya harus 100% buat Persib,” tegasnya.
Bagi Dewangga, kompetisi internal adalah bagian dari perjalanan tim besar. Selama PERSIB diuntungkan dan tujuan bersama tercapai, posisi siapa pun di lapangan bukanlah persoalan utama.








