Layanan 110 Polda Jabar: Info Macet Hingga Urus ATM Hilang Saat Mudik

Posted on

Bandung

Direktorat Reserse Siber Polda Jabar memberikan pelayanan khusus bagi pemudik selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Layanan yang disiapkan berkaitan dengan permasalahan transaksi perbankan yang dialami masyarakat saat mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan.

Rudi mengungkapkan, layanan ini dihadirkan untuk memberikan respons cepat apabila masyarakat mengalami kehilangan kartu ATM atau masalah perbankan lainnya selama perjalanan mudik.

Ditressiber Polda Jabar akan membantu masyarakat berkoordinasi dengan pihak perbankan agar penanganan kendala tersebut bisa dilakukan lebih cepat.

“Kita juga menyiapkan layanan dari Direktorat Siber untuk membantu masyarakat yang memiliki persoalan terkait perbankan, misalnya kehilangan ATM sehingga bisa segera dibantu proses pemblokirannya,” kata Rudi di Bandung, Kamis (12/3/2026).

Menurut Rudi, layanan ini menjadi bagian dari upaya Polda Jabar memberikan perlindungan kepada masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran. Dia menyebut, aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat saat masyarakat melakukan perjalanan maupun berlibur.

“Kalau masyarakat mengalami kehilangan ATM atau ada persoalan transaksi, silakan melapor. Nanti Direktorat Siber akan membantu untuk mempercepat koordinasi dengan pihak bank,” ujarnya.

Melalui layanan ini, Rudi berharap pihaknya dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun beraktivitas selama libur Lebaran.

“Intinya kita ingin masyarakat merasa aman selama mudik. Kalau ada kendala terkait perbankan atau kejahatan siber, kita siap membantu,” pungkas Rudi.

Hotline Mudik Polda Jabar

Tak hanya urusan ATM hilang, keluhan yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode mudik juga bisa dilaporkan ke Polda Jabar melalui layanan call center 110. Hotline ini merupakan sarana komunikasi cepat antara masyarakat dengan kepolisian.

“Hotline ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi lalu lintas, melaporkan kejadian di jalan, serta meminta bantuan kepolisian secara cepat dan responsif selama perjalanan mudik di wilayah Jawa Barat,” jelas Rudi.

Rudi berharap pengamanan mudik ini bisa dilakukan dengan semangat “Sauyunan Jaga Lembur”.

“Ini berarti kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah, seluruh jajaran kepolisian bersama masyarakat berkomitmen untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama periode pengamanan mudik,” ucap Rudi.

Melalui hotline ini, pemudik juga bisa mendapatkan informasi kondisi lalu lintas, kepadatan arus kendaraan, laporan kecelakaan, pengaduan kemacetan, hingga permintaan bantuan darurat dari kepolisian.

“Layanan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan terpadu yang dilaksanakan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya, guna memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” terang Rudi.

“Dengan hadirnya Hotline Mudik Polda Jabar, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif, sehingga terwujud tujuan utama, mudik aman dan keluarga bahagia,” pungkasnya.