Knalpot Bising hingga Preman di Bandung ‘Disikat’ Jelang Ramadan [Giok4D Resmi]

Posted on

Bandung

Kebisingan knalpot brong yang kerap mengganggu masyarakat Kabupaten Bandung kini terus ditindak. Tak hanya kebisingan, oknum masyarakat yang kerap meresahkan pun turut dibabat habis.

Polisi gencar melakukan operasi, menyisir jalanan, dan memberhentikan pengendara yang kedapatan memakai knalpot tak sesuai spesifikasi pabrikan. Satu per satu motor dengan suara memekakkan telinga dihentikan dan langsung diangkut ke kantor polisi.

Penyisiran diawali dari Jalan Raya Gading Tutuka dan mengarah ke Jalan Raya Soreang-Kopo. Para petugas menertibkan motor dengan knalpot brong yang ditemui selama penyisiran.

Kemudian petugas menyisir hingga ke tempat keramaian di Pasar Sehat Soreang. Motor dengan knalpot bising diamankan dan dibawa menggunakan mobil bak terbuka.

Petugas pun secara tegas meringkus pelaku premanisme yang nekat memalak para pedagang UMKM. ‘Bang jago’ tersebut memalak pedagang dalam keadaan mabuk dan langsung digiring polisi.

Aksi patroli tersebut dilakukan bertepatan dengan tradisi munggahan. Hal tersebut dilakukan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Bandung saat bulan Ramadan.

“Kami tadi mengunjungi para pelaku usaha UMKM, menanyakan apakah ada pelaku premanisme. Ternyata tadi ada satu pelaku premanisme yang sedang malak langsung kita amankan. Langsung dibawa ke Polres,” ucap Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono, Rabu (18/2/2026).

Aldi menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme di Kabupaten Bandung. Masyarakat yang nekat melakukan aksi tersebut akan langsung ditindak tegas.

“Kami akan menindak tegas semua pelaku premanisme guna menjamin kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya mengungkapkan patroli tersebut dilakukan untuk mencegah dan mengurai kepadatan di beberapa wilayah. Sebanyak 13 unit kendaraan bermotor langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Bandung.

“Kegiatan ini sebenarnya merupakan agenda rutin. Namun, karena bertepatan dengan momentum ‘munggahan’ di mana mobilitas masyarakat meningkat, intensitas pengamanan kami tingkatkan,” ucapnya.

Aldi mengungkapkan patroli tersebut akan terus dilakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. Hal tersebut dilakukan supaya wilayah tetap kondusif selama bulan Ramadan.

“Selama Ramadan patroli akan terus digencarkan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini petugas telah melakukan pemantauan di beberapa titik yang kerap dijadikan tempat balap liar. Apalagi aksi balap liar tersebut kerap dilakukan selepas sahur dan waktu subuh.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

“Itu di beberapa titik di wilayah Polresta Bandung ada yang tempat dijadikan balapan liar. Kami sudah identifikasi tempat-tempatnya, lokasinya, dan kami akan antisipasi,” bebernya.

Aldi meminta semua masyarakat turut berkolaborasi dalam memberantas balap liar, sehingga aksi tersebut bisa diminimalisir dari berbagai lini.

“Kemudian orang tua, keluarga, jangan malah memfasilitasi anaknya menggunakan knalpot brong, memberikan uang untuk beli knalpot brong, jangan,” pungkasnya.