Subang –
Penyelidikan kasus kecelakaan maut di Ruas Tol Cipali Km 93 Jalur A, wilayah Kalijati, Subang, terus didalami Unit Gakkum Satlantas Polres Subang. Polisi tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban selamat yang kondisinya memungkinkan untuk dimintai keterangan awal.
Salah satu saksi adalah Adam Maulana, korban selamat yang merupakan penumpang minibus APV bernomor polisi E 1299 VT. Ia menderita luka berat berupa patah kaki kiri akibat benturan keras pada badan kendaraan.
“Saya enggak tahu pastinya karena saya lagi tidur,” ujar Adam usai menjalani pemeriksaan rontgen di RS Abdul Radjak Purwakarta, Rabu (4/2/2024).
Adam menuturkan, ia bersama empat penumpang lainnya hendak pulang ke kampung halaman setelah selesai bekerja di wilayah Jakarta.
“Penumpang empat, lima sama sopir, kalau saya mau pulang ke Majalengka pakai travel (minibus APV), kerja di Jakarta Barat di (bidang) konveksi,” katanya.
Adam menambahkan, ia tidak menaruh kecurigaan apa pun sebelum memulai perjalanan. Kondisi kendaraan maupun sopir minibus saat itu tampak normal.
“Enggak ada apa-apa di perjalanan, lancar-lancar aja,” pungkasnya.
Sementara itu, satu korban selamat lainnya belum sadarkan diri akibat luka berat di bagian kepala dan tubuh. Hingga saat ini, korban tersebut masih menjalani perawatan intensif oleh tim medis rumah sakit.
Polisi telah melakukan olah TKP bersama tim TAA Polda Jabar. Saat ini, bangkai kendaraan sudah dievakuasi ke tempat penyimpanan di Km 92 Tol Cipali, sedangkan truk yang ditabrak masih dalam pengejaran petugas.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang tewas dan dua lainnya mengalami luka dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali Km 93.600 Jalur A, Rabu (4/2/2026) pagi sekitar pukul 03.30 WIB.
Insiden kecelakaan ini terjadi di Jalan Tol Cipali, tepatnya dari arah Cikopo menuju Palimanan, yang masuk wilayah Kampung Marengmang, Desa Marengmang, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Subang Iptu Sahroni mengatakan, dua kendaraan terlibat dalam kejadian ini, yakni minibus Suzuki APV nomor polisi E-1299-VT dan truk yang belum diketahui identitasnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Kendaraan Suzuki APV No Pol E 1299 VT dikemudikan Ahim Suganda mambawa empat orang penumpang datang dari arah barat Cikopo menju timur Palimanan saat tiba di tol Cipali KM. 93.600 sedang melaju di lajur dua menabrak bagian belakang kendaraan jenis truk yang tidak di ketahui identitasnya yang berada didepannya diarah yang sama,” kata Sahroni dalam keterangannya.
Lakukan Olah TKP
Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), petugas gabungan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di KM 93A jalur A, wilayah Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang.
Olah TKP dilakukan oleh Unit Laka Polres Subang, PJR Tol Cipali, serta Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Proses penyelidikan difokuskan pada pengumpulan data teknis untuk merekonstruksi peristiwa kecelakaan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan alat 3D Scanner guna memetakan posisi akhir kendaraan, bekas pengereman, serta serpihan kendaraan yang tersebar di badan jalan. Teknologi ini juga digunakan untuk menggambarkan kondisi sebelum, saat, dan sesudah kecelakaan terjadi.
“Tujuan olah TKP ini untuk mengetahui secara pasti bagaimana kronologis kejadian. Dari hasil sementara dan keterangan saksi, kendaraan Suzuki APV datang dari arah barat ke timur di lajur dua, lalu menabrak bagian belakang kendaraan di depannya yang diduga tidak layak jalan,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Subang, Iptu Sahroni kepada awak media di Mapolres Subang, Rabu (04/02/2026).
Menurut Sahroni, kendaraan yang ditabrak diduga merupakan truk. Namun hingga kini identitas kendaraan tersebut belum diketahui karena tidak berada di lokasi kejadian.
“Yang ditabrak tidak ada di TKP, diduga melarikan diri. Identitasnya masih kami selidiki. Kami akan berkoordinasi dengan pihak Astra Tol Cipali, termasuk penelusuran rekaman CCTV di gate dan sepanjang ruas tol,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Suzuki APV beserta dua penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua penumpang lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Untuk sementara, penyidik menduga kecelakaan terjadi akibat tabrakan dari belakang. Namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan karena pengemudi kendaraan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Apakah karena mengantuk atau faktor lain, kami belum bisa memastikan. Masih kami dalami melalui keterangan saksi dan penumpang yang selamat, serta menelusuri jam perjalanan kendaraan. Sopir ikut jadi korban tewas,” ungkapnya.







