Kebutuhan KRIS di Cirebon Meningkat, RS Ciremai Tambah 32 Tempat Tidur

Posted on

Rumah Sakit Ciremai menambah ruang kelas rawat inap standar (KRIS) dengan 32 tempat tidur baru. Penambahan ini dilakukan untuk meningkatkan kesetaraan layanan rawat inap bagi peserta BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Siti Maria Listiawaty mengapresiasi langkah RS Ciremai yang menambah ruang kelas rawat inap standar. Ia menilai, fasilitas KRIS yang tersedia telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

“Untuk KRIS di RS Ciremai alhamdulillah bertambah 32 tempat tidur. Tadi kami sudah melihat, di mana ruang KRIS-nya sudah memenuhi 12 kriteria KRIS,” kata dia di RS Ciremai, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, penyediaan ruang KRIS bertujuan untuk menjamin peserta BPJS Kesehatan memperoleh layanan rawat inap dengan standar yang setara.

“Dari sisi humanisme ini sangat luar biasa. Di mana kebijakan KRIS ini untuk meningkatkan standar ruang rawat inap kelas 3. Sehingga ruang rawat inap kelas 3 saja sudah begitu nyaman untuk masyarakat,” kata dia.

“Sebelumnya, RS Ciremai KRIS-nya itu sudah mencapai 76 persen. Insyaallah dengan bertambah 32 bed ini bisa meningkat sampai dengan 100 persen. Nanti kita akan kembali menilai,” ujar Siti Maria.

Peresmian ruang KRIS di RS Ciremai dihadiri oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI AD, Mayjen TNI Bima Wisnu Nugraha dan Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Agus Bhakti.

Brigjen TNI Agus Bhakti menyampaikan peresmian ruang KRIS ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan bagi pasien yang datang.

“Ini untuk meningkatkan standar pelayanan dari Rumah Sakit Ciremai. Total ada 9 dengan 32 kamar yang bisa digunakan, termasuk fasilitasnya,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Ciremai, Letkol Ckm (K) Verawaty Mohan, mengatakan ruang kelas rawat inap standar yang baru diresmikan berjumlah sembilan ruangan dengan total 32 tempat tidur.

“Ada sembilan ruangan yang terdiri dari 32 tempat tidur. Menerima pasien BPJS, semua kita terima,” kata dia.

Selain penambahan ruang KRIS, RS Ciremai juga menyiapkan MCU mobile untuk memperluas jangkauan layanan pemeriksaan kesehatan. Dari kendaraan inilah layanan pemeriksaan kesehatan dirancang bergerak agar bisa menjangkau berbagai wilayah.

Di dalam dua kendaraan itu tersedia peralatan pemeriksaan kesehatan hingga layanan laboratorium. Fasilitas ini memungkinkan layanan dilakukan di luar rumah sakit.

Penyerahan dua unit MCU tersebut dilakukan oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI AD, Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha kepada Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Agus Bhakti.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha menjelaskan fasilitas yang tersedia di dua unit MCU tersebut. Ia menyebutkan, kendaraan itu dilengkapi berbagai sarana pemeriksaan kesehatan.

“Mobil tersebut sudah dilengkapi untuk medical check up standar. Mulai dari treadmill, EKG, audiometri, spirometri, pemeriksaan mata, gigi, hingga laboratorium yang cukup memadai. Dan ini sifatnya mobile sehingga bisa dioperasikan ke lokasi tertentu,” kata dia.

“Jadi memang kita ada dua agenda di sini. Yaitu meresmikan ruang kelas rawat inap standar atau KRIS dan menyerahkan dua unit MCU mobile,” kata dia.