Kuningan –
Tidak hanya sekedar memadamkan api atau menangkap hewan liar, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan juga menangani pertolongan untuk menangkap burung yang lepas dari sangkar. Burung yang terus terbang berpindah-pindah, jadi kendala selama proses evakuasi berlangsung.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma memaparkan bahwa burung yang lepas tersebut merupakan burung Parkit Australia milik seorang warga Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan bernama Alfi (22).
Peristiwa lepasnya burung tersebut bermula ketika Alfi sedang memberikan makan burung Parkit kesayangannya pada Senin (16/2/2026). Namun, setelah memberi makan burungnya, Alfi malah lupa menutup sangkar. Akibatnya, sekitar pukul 10.00 WIB, burung Parkit milik Alfi malah kabur dari sangkar.
Sebelum menghubungi Damkar, Alfi sendiri sempat mencoba untuk menangkap burung tersebut. Namun, alih-alih tertangkap, burung tersebut malah terus terbang hingga singgah di atap rumah warga. Karena pemilik rumah tersebut sedang tidak ada, dan merasa tidak enak jika langsung naik ke atap. Akhirnya, Alfi meminta bantuan Damkar Kuningan.
“Setelah dikasih makan, pintu sangkarnya lupa ditutup, jadi burungnya terbang. Setelah dicari, burung tersebut ada di atap rumah tetangganya yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Karena lokasi hinggap burung yang tinggi dan pemilik rumah tidak ada, pelapor menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk meminta bantuan menangkap burung tersebut,” tutur Arga, Senin (16/2/2026).
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Mendapatkan laporan tersebut, Damkar Kuningan langsung mengirimkan keempat anggotanya ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, burung tersebut masih berada di atap rumah warga. Namun, saat hendak ditangkap dengan menggunakan jaring, burung tersebut malah terbang berpindah tempat.
Tidak hanya sekali, burung tersebut berpindah tempat hingga berkali-kali, yang membuat petugas mengalami kesulitan saat menangkap burung tersebut.
“Kesulitannya burung ada di lantai tiga. Jadi harus naik ke atas. Tapi sampai di atas, saat mau ditangkap malah terbang ke atap rumah yang lain. Sampai tiga kali pindah atap rumah, jadi petugas juga harus pindah-pindah untuk menangkapnya,” tutur Arga.
Meski sempat mengalami kendala, akhirnya burung tersebut berhasil ditangkap sekitar pukul 14.05 WIB. Arga memaparkan, laporan bantuan penanganan burung lepas dari sangkar tersebut tidak hanya sekali terjadi, tapi sudah dua kali terjadi. Saat itu, burung terbang hingga singgah di atap menara masjid.
“Dulu pernah ada penanganan burung juga. Jenis burung sama, burung Parkit. Malah terbangnya sampai ke menara masjid. Tapi Alhamdulillah berhasil dievakuasi,” tutur Arga.
Lewat kejadian tersebut, Damkar Kuningan menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan selalu menjaga barang atau hewan yang dianggap berharga. Dan apabila membutuhkan penyelamatan atau evakuasi bisa segera laporkan ke Call Center kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan di Nomor telpon (0232) 871113 atau 081322698881. Seluruh layanan damkar gratis alias tidak dipungut biaya apapun.







