Bandung –
Selama ini, banyak orang membuang kulit buah begitu saja setelah dikupas. Padahal, kulit buah menyimpan nutrisi yang tak kalah melimpah dari dagingnya. Meski tampilannya kurang menarik, kulit buah ampuh menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas, hingga merawat kecantikan kulit.
Jika diolah dengan cara yang tepat, kulit buah bisa menjadi sumber nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Berikut adalah jenis-jenis kulit buah yang aman dikonsumsi beserta khasiatnya untuk kesehatan:
1. Pisang
Tak hanya dagingnya, kulit pisang juga kaya akan serat, kalium, dan antioksidan. Kandungan seratnya efektif melancarkan pencernaan dan mengelola kadar kolesterol, sementara polifenol di dalamnya membantu mengatur kadar gula darah.
Ada beragam cara mengolahnya: direbus selama 10 menit untuk dijadikan teh, dihaluskan ke dalam smoothie, atau dijadikan bahan tambahan roti, muffin, hingga keripik. Selain dikonsumsi, menggosokkan bagian dalam kulit pisang ke wajah dapat mencerahkan kulit, menyamarkan kerutan, serta membantu menghilangkan bekas luka dan jerawat. Ekstraknya pun bisa digunakan sebagai masker rambut agar lebih berkilau, atau digosokkan ke gigi untuk efek memutihkan.
Ilustrasi pisang. (Foto: Getty Images/bbostjan) |
2. Apel
Kulit apel mengandung antioksidan, serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien. Antioksidan pada kulit apel melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, sedangkan seratnya menjaga kesehatan usus dan mengontrol nafsu makan. Fitonutrien di dalamnya juga memiliki sifat antiinflamasi yang membantu mengatasi peradangan. Namun, pastikan mencuci apel hingga benar-benar bersih sebelum dimakan, dan pilihlah apel organik yang bebas pestisida.
Ilustrasi buah apel. (Foto: Getty Images/Hakase_) |
3. Mangga
Senada dengan dagingnya, kulit mangga mengandung polifenol, karotenoid, serat, serta vitamin C dan E. Seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan efek kenyang lebih lama. Menariknya, mengutip dari Times of India, kulit mangga mengandung mangiferin dan benzofenon yang bersifat insektisida alami, sehingga dapat digunakan sebagai pestisida organik untuk tanaman.
Ilustrasi mangga. (Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka) |
4. Kiwi
Buah kiwi identik dengan kulit hijau berbulu yang ternyata sangat bermanfaat. Kandungan seratnya menjaga sistem pencernaan, sementara antioksidannya membantu melawan radikal bebas untuk mencegah kerusakan sel. Selain itu, kalium dalam kulit kiwi membantu mengontrol tekanan darah, didukung magnesium yang membuat pembuluh darah lebih rileks. Sebelum dikonsumsi, cuci bersih kulit kiwi, lalu keringkan dan usap dengan handuk untuk merontokkan bulu-bulu halusnya.
Ilustrasi kiwi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/panida wijitpanya) |
5. Buah Naga
Kulit buah naga mengandung antosianin yang berperan sebagai pewarna alami sekaligus pelindung kesehatan jantung dan pengontrol berat badan. Seratnya pun berperan penting dalam menjaga kadar gula darah dan menurunkan kolesterol. Untuk kecantikan, kandungan vitamin C yang tinggi pada kulit buah naga mampu memicu produksi kolagen guna menjaga kekencangan kulit. Anda bisa mengolahnya menjadi teh, smoothie, atau bahkan digoreng setelah dicuci bersih.
Ilustrasi buah naga. (Foto: iStock) |
6. Manggis
Kulit manggis tersohor akan kandungan xanthon, antioksidan kuat yang memiliki sifat antikanker. Senyawa ini mampu menekan risiko berbagai jenis kanker, seperti kanker hati, leukimia, hingga kanker paru-paru. Selain meningkatkan imunitas, kulit manggis efektif mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit dan mencegah penuaan dini pada kulit.
Melansir Ciputra Hospital, cara mengolahnya adalah dengan mencuci dan memotong kulit manggis, lalu mengukusnya untuk menghilangkan getah dan rasa pahit. Setelah itu, haluskan kulit tersebut dengan sedikit air, lalu rebus hingga matang sebelum dikonsumsi.
Kulit buah yang selama ini sering dibuang ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Dengan pengolahan yang tepat dan bijak, kulit buah bisa menjadi pilihan alami untuk menjaga kebugaran tubuh. Semoga bermanfaat!












