Jadwal Pencairan Bansos PKH hingga BPNT Januari 2026, Begini Cara Ceknya!

Posted on

Bergantinya tahun dari 2025 ke 2026, kebutuhan akan Bantuan Sosial (Bansos) terus berlanjut, seiring dimulainya kembali penyaluran program tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berencana melanjutkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) pada tahun 2026 ini.

Bansos, yang merupakan salah satu program bantuan pemerintah bagi masyarakat tidak mampu, akan disalurkan secara bertahap. Kriteria penerima bansos ditetapkan dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang berfungsi sebagai basis data tunggal untuk menentukan kelayakan penerima sesuai amanat pemerintah.

Kemensos belum menyampaikan informasi penerima, jadwal, dan penyaluran bansos. Namun, masyarakat tetap dapat mengecek secara berkala sambil menanti informasi penyaluran bansos dari Kemensos. Penting juga bagi masyarakat untuk memantau informasi resmi mengingat proses penyaluran terkadang menghadapi kendala teknis dan pembaruan data.

Sama seperti skema sebelumnya, pengecekan bansos dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial RI. Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi dari Kementerian Sosial RI yang bernama Cek Bansos.

Cara Cek Bansos Melalui Situs Resmi Kemensos

Buka situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id

Isi data wilayah penerima manfaat secara lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).

Masukkan nama sesuai KTP.

Ketik kode captcha yang muncul di layar. Jika sulit dibaca, tekan ikon refresh berwarna biru untuk menggantinya.

Setelah semua data benar, klik tombol “Cari Data.”

Hasil pencarian akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan (PKH, BPNT, BLT Kesra, PIP, atau bantuan beras), serta status penyalurannya.

Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel, dapat melalui Play Store maupun App Store.

Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.

Isi data tempat tinggal secara lengkap, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.

Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

Jawab pertanyaan verifikasi berupa soal matematika sederhana.

Klik tombol “Cari Data.”

Jika terdaftar, akan muncul nama penerima beserta jenis bansos (PKH, BPNT, BLT Kesra, atau lainnya) dan periode pencairannya. Jika tidak, akan muncul notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM.”

Selain memiliki fitur “Cek Bansos”, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat akun dan tersedia pula fitur “Usul dan Sanggah” untuk mengusulkan diri atau melaporkan ketidaktepatan data penerima di wilayahnya.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses daring (online), cara pengecekan dapat dilakukan dengan datang langsung ke dinas sosial (Dinsos) setempat. Jangan lupa, bawa NIK KTP atau berkas lain seperti Kartu Keluarga.

Tanyakan kepada pegawai mengenai status penerima manfaat dan jenis bansos yang diterima. Setiap bansos memiliki tujuan dan nominal yang berbeda-beda. Dinsos mempunyai data penerima bantuan sehingga verifikasi nama dapat dilakukan sesuai dengan data dan mengetahui status terdaftar atau tidaknya.

Selain itu, penerima juga dapat menghubungi ketua RT/RW atau kelurahan setempat. Tanyakan apakah NIK yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai penerima bantuan atau belum. Biasanya lembaga pemerintahan setempat mempunyai akses data penerima bantuan di lingkungan tersebut.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Sosial RI, terdapat delapan golongan kategori penerima bansos dengan nominal yang berbeda-beda. Berikut rinciannya:

1. Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)

2. Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)

3. Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)

4. Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)

5. Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)

6. Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)

7. Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)

8. Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)

Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan miskin. Setiap penerima menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.

Penyaluran dilakukan per triwulan (3 bulan sekali), sehingga total yang diterima per tahap adalah Rp600.000. Total bantuan BPNT dalam setahun adalah Rp2.400.000.

Sesuai regulasi yang berlaku, bantuan BPNT wajib digunakan hanya untuk pembelian bahan pangan dan tidak dapat diuangkan.

Program selanjutnya adalah bantuan pangan beras. Program ini menggunakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan disalurkan melalui Perum Bulog. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima beras 10 kilogram per bulan. Pada tahun 2024, bantuan pangan beras mulai digulirkan sejak Januari. Setiap KPM menerima beras 10 kilogram per bulan.

Program berjalan dengan skema penyaluran one shoot, yakni alokasi dua bulan dalam satu kali pengiriman. Untuk periode Oktober-November 2025 pemerintah juga merencanakan penambahan komoditas minyak goreng MinyaKita dengan total bantuan yang diberikan adalah 4 liter per Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Nominal bantuan PIP disesuaikan dengan jenjang pendidikan, sebagai berikut:

SD/SDLB/Paket A

SMP/SMPLB/Paket B

SMA/SMK/SMALB/Paket C

Merujuk pada skema tahun sebelumnya, pemerintah telah menetapkan pencairan bansos melalui empat tahap per tahun. Penyaluran bansos bulan Januari adalah tahap pertama, yang mencakup periode bulan Januari hingga Maret.

Untuk tanggal pastinya, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti sehingga penerima diimbau untuk mengecek secara berkala. Berikut jadwal lengkap pencairan bansos:

Tahap 1: Januari, Februari, Maret

Tahap 2: April, Mei, Juni

Tahap 3: Juli, Agustus, September

Tahap 4: Oktober, November, Desember

Pencairan setiap tahapnya dapat berbeda-beda, bisa berlangsung pada pekan pertama, kedua, ketiga, atau bahkan keempat. Pastikan penerima melakukan cek secara berkala. Dana bantuan dikirim langsung ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan bisa dicairkan melalui bank Himbara seperti Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Demikian informasi mengenai jadwal pencairan bansos, lengkap dengan cara cek dan nominal bansos. Semoga bermanfaat.

Cara Cek Penerima Bansos Januari 2026

Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos

Cara Cek Bansos Secara Offline

Nominal Bansos 2026

Bansos PKH

Bansos Sembako (BPNT)

Bansos Pangan Beras

Program Indonesia Pintar (PIP)

Jadwal Pencairan Bansos 2026