Bandung –
Cek jadwal buka puasa Ramadhan 2026 untuk wilayah Bandung dan sekitarnya di sini. Pastikan Anda mendapatkan informasi waktu Maghrib yang akurat agar bisa berbuka tepat waktu setiap harinya.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H mulai berlangsung pada Kamis 19 Februari 2026. Keputusan ini menjadi panduan utama bagi warga Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga wilayah Bandung Barat dalam menyusun agenda ibadah harian sepanjang bulan suci.
Jadwal buka puasa untuk warga berdomisili di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi ini berdasarkan data dari Bimas Islam (Kementerian Agama RI).
Kumpulan Doa Buka Puasa Sesuai Riwayat Sahih
Dalam menjalankan ibadah Ramadhan 2026, menyempurnakan momen berbuka dengan doa adalah hal yang sangat dianjurkan. Berdasarkan sumber-sumber hukum Islam, terdapat dua versi doa berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
1. Versi HR Bukhari dan Muslim
Bacaan: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang”.
2. Versi HR Abu Daud
Bacaan: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah”.
Sunnah Berbuka: Mengapa Harus Kurma dan Air?
Ilustrasi Jadwal Buka Puasa di Kota Bandung Ramadhan 2026. (Foto: Gemini AI) |
Selain memperhatikan ketepatan waktu azan magrib, umat Islam di Bandung juga diimbau untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW saat membatalkan puasa. Mengutip hadits riwayat Abu Daud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW terbiasa berbuka dengan beberapa buah ruthab (kurma basah) sebelum melaksanakan salat magrib.
Jika tidak tersedia kurma basah, maka dianjurkan mengonsumsi tamr (kurma kering). Namun, apabila keduanya tidak ada, membatalkan puasa dengan beberapa teguk air sudah cukup untuk memenuhi ketaatan pada tuntunan Nabi SAW. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendapatkan keberkahan ibadah di bulan Ramadan 1447 H.








