Bandung –
Sejumlah peristiwa penting terjadi di Jawa Barat (Jabar) hari ini, Jumat (30/1/2026). Mulai dari teror lutung di permukiman warga Sukabumi hingga analisis PVMBG terkait pemicu longsor maut di Cisarua, Bandung Barat. Berikut rangkumannya:
Lutung Teror Permukiman di Sukabumi
Warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, dihebohkan kemunculan seekor lutung jawa (Trachypithecus auratus) yang berkeliaran di permukiman. Satwa dilindungi tersebut terlihat melompat antar-atap rumah warga pada Jumat (30/1/2026) pagi.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sejumlah ibu yang sedang mencuci di kolam. Sigit (40), warga setempat, mengatakan warga sempat mengira hewan tersebut monyet biasa sebelum menyadari ciri fisiknya yang berbeda. “Tiba-tiba ramai karena ada binatang mirip monyet tapi bulunya hitam legam dan ekornya sangat panjang,” ujarnya.
Kepala Resort Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Asep Suganda menduga satwa tersebut merupakan hasil pelepasan liar oleh manusia. Ia mengimbau warga tidak menangkapnya untuk dipelihara. “Biarkan satwa tetap di alam. Biasanya kasus seperti ini berawal dari iseng memelihara, lalu dilepas karena repot,” tegas Asep.
Pengeroyok Kurir Paket di Cianjur Ditangkap
Polisi meringkus tiga pria pengeroyok kurir paket di Cianjur yang mengakibatkan korban luka parah. Kapolsek Tanggeung AKP Dedi Suryaman mengonfirmasi identitas tersangka yakni RZ (19), AR (18), dan NR (28).
Insiden ini dipicu masalah pembayaran paket COD. Pelaku merasa tersinggung dengan pesan WhatsApp yang dikirim korban kepada ibu pelaku terkait paket yang belum dibayar. “Keluarga pelaku merasa tersinggung hingga melakukan penganiayaan,” kata Dedi. Para pelaku kini sudah diamankan di Mapolsek Tanggeung.
Predator Anak di Bandung Divonis 7 Tahun
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis 7 tahun penjara terhadap HMH (24). Ia terbukti mencabuli dua anak laki-laki di bawah umur dengan modus mencekoki minuman keras dan meminta pijat.
Plt Kasi Pidum Kejari Kota Bandung Alex Akbar menyatakan putusan tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa. “Terdakwa juga didenda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Kami masih pikir-pikir untuk langkah banding, namun vonis ini sudah sesuai tuntutan,” jelas Alex.
Bocah SD di Cianjur Diserang Kawanan Anjing Liar
Nasib nahas menimpa CS (8), bocah SD di Kecamatan Campaka, Cianjur. Ia menderita luka robek di sekujur tubuh setelah diserang delapan ekor anjing liar saat pulang sekolah, Kamis (29/1).
Kepala Puskesmas Campaka, Tito Nurtansah, menyebut korban mengalami luka serius di kepala yang membutuhkan 8 jahitan, serta luka gigitan di perut dan kaki. Korban kini dirujuk ke RSUD Sayang untuk penanganan intensif. Warga yang geram dilaporkan telah memusnahkan kawanan anjing tersebut karena khawatir akan adanya serangan susulan.
PVMBG Bedah Pemicu Longsor Maut Cisarua
PVMBG Badan Geologi merilis hasil analisis terkait longsor di Cisarua, Bandung Barat, yang mengakibatkan 53 orang meninggal dunia. Plh Kepala PVMBG Edi Slameto menyebut curah hujan ekstrem di atas 220 mm/hari sebagai pemicu utama.
“Kondisi morfologi yang curam dan batuan gunung api tua yang telah mengalami pelapukan lanjut membuat lereng sangat rentan. Saat hujan ekstrem turun, tekanan air pori meningkat dan memicu kegagalan lereng,” jelas Edi. Ia menegaskan bencana ini bersifat multifaktor, termasuk pengaruh tata guna lahan di area lembah Gunung Burangrang.
“







