Indramayu –
Kecanggihan teknologi kembali membuktikan perannya. Sebuah mobil pikap yang sempat dilaporkan hilang dari wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, akhirnya berhasil ditemukan di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (23/2/2026).
Kendaraan tersebut ditemukan berkat pelacakan melalui fitur GPS yang masih aktif terpasang di dalam mobil. Meski pelaku pencurian belum berhasil diamankan, keberadaan kendaraan itu dapat diketahui secara pasti melalui titik koordinat digital.
Kapolsek Sliyeg, AKP Edi Mulyana S, mengungkapkan bahwa proses penemuan bermula dari laporan korban yang menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp. Saat itu, korban meminta pendampingan karena dari hasil pelacakan, mobilnya terdeteksi bergerak menuju wilayah Sliyeg.
“Korban menginformasikan bahwa kendaraan masih terlacak melalui GPS dan posisinya mengarah ke wilayah kami. Anggota langsung melakukan respons cepat,” ujar Edi kepada , Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan pemantauan, mobil pikap tersebut sempat melaju ke arah Kecamatan Karangampel. Petugas bersama korban pun melakukan pengejaran dengan mengacu pada peta digital, yang menunjukkan pergerakan kendaraan secara real time.
Namun, ketika memasuki wilayah Karangampel, kendaraan itu mendadak berhenti. Melalui aplikasi GPS, korban segera mematikan mesin mobil dari jarak jauh untuk mencegah kendaraan kembali bergerak.
Petugas kemudian menyisir lokasi sesuai titik koordinat terakhir yang terekam. Tak butuh waktu lama, mobil pikap itu ditemukan dalam kondisi terparkir di halaman belakang salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Karangampel.
Sayangnya, pelaku sudah tidak berada di lokasi. Dan mobil pikap berhasil diamankan. Aparat sempat melakukan pencarian di sekitar area, namun belum membuahkan hasil. Kendaraan tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolsek Sliyeg untuk proses lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mendapati bahwa pelat nomor asli kendaraan B 9124 FAY telah diganti dengan pelat palsu D 1546 AJL. Pergantian itu diduga sebagai upaya untuk mengelabui petugas dan mengaburkan identitas kendaraan.
Sejumlah warga di sekitar lokasi juga mengaku tidak mengetahui siapa yang membawa maupun meninggalkan mobil tersebut. Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Sliyeg masih melakukan pendalaman dengan memeriksa korban serta para saksi guna mengungkap pelaku pencurian.







