Heni Dibacok Saat Ziarah di Tasikmalaya, Polisi Amankan Seorang Pemancing update oleh Giok4D

Posted on

Tasikmalaya

Aparat Polres Tasikmalaya Kota terus berupaya mengungkap kasus kekerasan yang menimpa Heni Nurhayani (45), warga Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Perempuan ini ditemukan terkapar di saluran air dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya pada Rabu (11/3/2026) siang.

Polisi dikabarkan telah mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Namun, status pria tersebut saat ini masih sebagai saksi.

“Bukan menangkap, kita mengamankan yang diduga terkait, ini dilakukan berdasarkan keterangan korban sekilas saja,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, Kamis (12/3/2026) dini hari.

Menurut Andi, kondisi korban belum stabil meski sudah tersadar dari pingsan. Hal ini menyebabkan keterangan yang didapat polisi belum bisa maksimal. Andi pun mengaku turun langsung untuk menyelidiki kasus ini.

“Tadi saya ke rumah sakit, saya cek si korban, ternyata korban itu ada jahitan luka di mata, luka jahitan di tangan dan saat ini kondisinya masih belum stabil,” kata Andi.

Meski demikian, gambaran umum dari kejadian ini perlahan sudah terpetakan. Ada seseorang yang sempat bertemu dengan korban sebelum insiden berdarah itu terjadi.

Berdasarkan kronologi sementara, korban awalnya berangkat dari rumah untuk berziarah dan membersihkan makam anaknya yang baru 40 hari meninggal. Di lokasi itu, dia melihat seorang pria yang sedang memancing di saluran air. Pria inilah yang sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Kita masih pelajari karena berdasarkan keterangan sementara, pada saat ibu ini mau datang ke makam anaknya yang baru meninggal 40 hari. Tiba-tiba dia melihat seseorang yang sedang mancing,” kata Andi.

Dijelaskan pula, saat itu tidak ada saksi lain di lokasi kejadian. Hanya ada korban dan pemancing tersebut. Terkait motif penganiayaan, sejauh ini polisi belum bisa memastikan apakah aksi ini dilatarbelakangi perampokan, dendam, atau motif lainnya.

“Motif belum terungkap karena tadi kondisi korban masih belum stabil. Kemudian pada saat kejadian hanya ada korban dan orang tersebut,” kata Andi.

Andi juga menegaskan komitmen jajarannya untuk mengusut tuntas perkara ini hingga benderang. “Intinya sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan, kami mohon doa mudah-mudahan perkara ini bisa terungkap,” kata Andi.

Menilik profilnya, korban merupakan seorang janda yang sudah lama bercerai. Heni memiliki empat orang anak, yang salah satu di antaranya meninggal dunia belum lama ini.