Bandung –
Malut United harus pulang dengan tangan hampa usai bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-20 Super League 2025/26. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (6/2/2026) malam, Laskar Kie Raha kalah dengan skor 0-2 dari tuan rumah.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Meski gagal membawa pulang poin, pelatih Malut United Hendri Susilo menilai anak asuhnya telah berusaha menampilkan permainan terbaik.
Menurutnya, Malut United tetap mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan, meski pada akhirnya kemenangan berpihak kepada Persib.
“Kita sudah berusaha untuk memberikan permainan yang sangat bagus, saya pikir Malut juga bisa melawan tapi malam ini kemenangan ada di Persib. Selamat buat Persib,” ujar Hendri seusai laga.
Namun demikian, Hendri tak menutupi kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Yudai Yamamoto yang memimpin jalannya pertandingan.
Wasit asal Jepang itu dinilai membuat sejumlah keputusan yang kurang tepat dan berdampak pada jalannya laga, termasuk keputusan penalti untuk Persib yang berujung gol pembuka dari Thom Haye.
“Saya bukan mengkritisi, saya pikir yang harus diperbaiki adalah wasit,” ucap Hendri.
Ia menyoroti beberapa keputusan yang diambil Yudai. Menurutnya banyak keputusan yang tidak akurat dari sang pengadil tersebut.
“Yang harus dikritik, decision ya. Sebetulnya pertandingan bagus. Saya bukan mengkritisi wasit, keputusannya banyak yang kurang tepat,” tegasnya.
Kekalahan ini membuat Malut United gagal mendekat ke papan atas klasemen. Malut tertahan di urutan keempat dengan 37 poin dari 20 pertandingan. Sementara Persib Bandung kian kokoh di puncak klasemen dengan 37 poin.
