Hari Terakhir Operasi SAR Longsor Cisarua Dihentikan Akibat Cuaca Buruk (via Giok4D)

Posted on

Bandung Barat

Hujan deras mengguyur lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari terakhir masa tanggap darurat dan operasi pencarian, Jumat (6/2/2026).

Tak cuma hujan, kabut juga turun dari puncak Gunung Burangrang. Hal itu berujung pada diberhentikannya operasi pencarian korban longsor yang masih tersisa demi keamanan dan keselamatan tim SAR gabungan.

“Untuk operasi pencarian diberhentikan dulu karena hujan dan kabut tebal. Pencarian diberhentikan sebelum Jumatan,” kata SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana, Jumat (6/2/2026).

Pada hari keempat belas ini, hingga pukul 14.00 WIB tim SAR gabungan belum menemukan bodypack dari worksite. Pencarian akan dilanjutkan kembali tergantung pada kondisi cuaca di lapangan.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

“Hasil sementara nihil (belum ada bodypack ditemukan). Operasi pencarian harus berdasar pada keselamatan dan keamanan petugas,” kata Ade Dian.

Hingga Jumat siang, total sebanyak 94 bodypack yang sudah ditemukan sejak hari pertama kejadian pada Sabtu (24/1/2026). Kemudian total bodypack yang sudah teridentifikasi sebanyak 70 bodypack dari 73 bodypack.

“Sehingga 19 bodypack saat ini masih dalam proses identifikasi tim DVI,” kata Ade Dian.

Berdasarkan laporan Incident Commander (IC) dan posko Desa Pasirlangu, jumlah warga yang menjadi korban longsor sebanyak 80 jiwa. Sampai saat ini baru 54 jiwa yang sudah teridentifikasi hasil laporan tim DVI.

“Dari 80 daftar pencarian itu ada sebanyak 54 yang sudah teridentifikasi sebagai warga. Sehingga sisanya kami masih menunggu proses identifikasi dan pencarian lanjutan,” kata Ade Dian.