Gigitan Si Janda Hitam yang Buat Eks Marinir Tak Berdaya

Posted on

Seorang mantan Royal Marine menjalani amputasi jari, 13 tahun setelah digigit laba-laba black widow atau laba-laba Si Janda Hitam.

Berdasarkan laporan dari BBC, Dan Cheetham, 41 tahun, dari Plymstock, mengalami gigitan berbisa pada tangan kanannya pada tahun 2012 ketika berada di tengah Gurun Mojave di California selama latihan.

Cheetham, yang berasal dari Wrexham, mengatakan ia dibawa ke rumah sakit dengan helikopter selama 14 menit saat kejadian dan dirawat dengan antibiotik serta anti-bisa.

Ia mengatakan dua luka tusukan kecil terlihat di bagian bawah jari manisnya selama sekitar tujuh tahun, dan awal bulan ini jari kelingkingnya harus diamputasi setelah persendiannya menjadi “malas” dan “tidak berguna” lagi.

Saat itu Cheetham tidak menyadari bahwa ia digigit dan mengira ia hanya tidur dengan posisi yang salah karena lengannya terasa “mati”.

“Ternyata saya digigit black widow di jari manis kanan,” katanya.

Ia mengatakan petugas medis memasang torniket setelah menyadari racun bergerak naik ke lengannya menuju bahu. “Karena racunnya berjalan, darah mulai menggumpal, hampir seperti plastisin,” ujarnya.

“Saya dipasangi infus di hampir semua pembuluh darah di lengan.”

Ia menambahkan, “Yang bisa saya rasakan hanyalah rasa seperti sabun cuci piring Fairy Liquid, saya ingat, itu adalah campuran dari antibiotik dan penawar racun.”

Cheetham mengatakan bahwa pada tahun 2024, berbagai upaya sudah dilakukan untuk menyelamatkan kedua jarinya yang terkena gigitan.

“Saya selalu tahu ada masalah karena sudah sampai pada titik di mana sarafnya sudah begitu parah,” tambahnya.

Ia mengatakan catatan pemberhentiannya dari Royal Marines merupakan “bacaan yang menarik”.

Biasanya, orang mungkin membayangkan isi catatan dengan insiden, seperti bom mortir atau hal lain yang sering mereka hadapi selama tugas. Namun, kenyataannya justru berbeda.

“Anda mungkin mengira akan ada bom mortir dan, Anda tahu, hal-hal lain yang kami alami, dan ya, kami punya black widow California,” tambahnya.

Cheetham mengatakan ia tidak takut terhadap laba-laba, tetapi ia menambahkan, “Laba-laba yang lebih besar adalah yang mudah terlihat, masalahnya justru pada yang tidak terlihat”.