Sukabumi –
Kabupaten Sukabumi terus memacu sektor kepariwisataan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Di bawah visi ‘Sukabumi Mubarakah’, wilayah terluas di Jawa Barat ini tengah bertransformasi menjadi destinasi yang tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan desa wisata dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini tengah gencar melakukan pembinaan terhadap puluhan desa wisata di berbagai wilayah. Langkah ini diambil untuk memastikan dampak ekonomi pariwisata tidak hanya dinikmati pelaku industri besar, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengungkapkan esensi pariwisata saat ini telah bergeser ke arah pemberdayaan yang lebih inklusif.
“Pariwisata hari ini bukan hanya tentang keindahan destinasi, tetapi tentang bagaimana kreativitas dan pemberdayaan masyarakat menyatu di dalamnya. Kami ingin setiap desa wisata memiliki jiwa yang mampu menghidupkan ekonomi warga setempat secara mandiri,” ujar Ali Iskandar.
Selain aspek ekonomi, Ali juga menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah pariwisata Sukabumi dari praktik yang merugikan wisatawan.
“Kami sangat konsen pada aspek keamanan dan kenyamanan. Melalui pemetaan potensi bahaya dan tindakan tegas terhadap praktik pungutan liar, kita ingin memberikan kesan bahwa Sukabumi adalah rumah yang aman bagi para wisatawan. Kualitas pelayanan adalah harga diri pariwisata kita,” tambahnya.
Sejauh ini, Sukabumi sukses mencuri perhatian dunia melalui berbagai ajang bergengsi. Salah satunya adalah kompetisi selancar internasional Cimaja Boardriders yang menarik minat peselancar dari 11 negara.
Tak hanya itu, ajang lokal seperti Festival Eksplorasi Pariwisata Cinumpang hingga Badong Fishing Tournament di Pantai Sangrawayang terus konsisten menyedot massa.
Pemerintah juga tetap menjaga harmoni antara modernitas dan tradisi melalui dukungan pada gelaran budaya seperti Seren Taun di Kasepuhan Sirnaresmi.
Harapan untuk Sinergi Masyarakat
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah menjaga iklim pariwisata tetap kondusif. Ia menekankan perjalanan membangun Sukabumi membutuhkan napas panjang dan kolaborasi yang kuat.
“Membangun Kabupaten Sukabumi yang begitu luas ini tentu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. Mari kita kawal pembangunan ini dengan optimisme dan kritik yang membangun agar setiap langkah kita membawa keberkahan dan kemajuan nyata bagi seluruh warga Sukabumi,” tegas Asep Japar.
Dengan fondasi kuat yang telah diletakkan dalam setahun terakhir, Sukabumi kini melangkah pasti menjadi destinasi yang maju, unggul berbudaya, dan penuh berkah.







