Flyover Kadungora Didorong Jadi Solusi Macet Jalur Mudik Priangan Timur baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Bandung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pembangunan flyover di kawasan Kadungora sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di jalur utama mudik menuju Priangan Timur.

Ruas jalan penghubung Nagreg hingga wilayah Garut tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya, Garut, hingga Jawa Tengah.

Namun, di titik Kadungora, arus kendaraan kerap tersendat akibat perlintasan sebidang kereta api yang memaksa kendaraan berhenti saat palang pintu ditutup.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan kondisi tersebut berpotensi memperparah kemacetan saat arus mudik Lebaran karena frekuensi perjalanan kereta api meningkat.

“Cuma memang mohon maaf mudah-mudahan jadi prioritas kita sudah bicara dengan Bina Marga, yakni membangun flyover Kadungora. Karena perjalanan kereta di lebaran bertambah, otomatis penutupan sering dan menimbulkan kemacetan,” ujar Dhani, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pembangunan flyover akan menjadi solusi permanen untuk memisahkan arus kendaraan dengan jalur kereta api sehingga tidak lagi bergantung pada sistem buka-tutup palang pintu.

Selama ini, perlintasan kereta di Kadungora kerap menjadi titik penumpukan kendaraan, terutama saat volume lalu lintas melonjak pada musim libur panjang dan mudik Lebaran.

Dishub Jabar sejatinya telah melakukan sejumlah langkah taktis untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut, salah satunya dengan mengganti palang pintu di wilayah Manglayang.

“Kami juga sudah mengganti palang pintu manglayang, kan ada kereta itu sudah diganti di Desember kemarin,” katanya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Kendati demikian, Dhani menilai perbaikan tersebut belum cukup untuk mengatasi kemacetan di jalur strategis menuju Priangan Timur. Oleh sebab itu, pihaknya berharap pembangunan flyover Kadungora masuk dalam skala prioritas infrastruktur.

“Makanya kita minta untuk jadi prioritas pembangunan Flyover Kadungora,” katanya.

Halaman 2 dari 2