Bandung –
Pemkot Bandung terus mematangkan skema untuk menentukan nasib Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo di masa mendatang. Saat ini, operasional area wisata edukasi satwa itu telah ditutup usai disegel pada awal Februari 2026.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Sesuai rencana, ada waktu tiga bulan untuk menentukan skema pengelolaan di Bandung Zoo. Sebuah komite pun nantinya akan ditunjuk untuk menyiapkan skema tersebut.
Dalam perbincangannya bersama, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tampak serius mematangkan skema pengelolaan Bandung Zoo. Ia menargetkan pada Jumat (27/2/2026) sudah menerima draf mengenai bagaimana skema dari komite tersebut akan dijalankan.
“Saya sedang menunggu, tapi saya dipanggil oleh Menteri Lingkungan Hidup untuk diskusi tentang masalah sampah. Jadi nanti mungkin baru hari Jumat saya akan bisa lihat drafnya,” katanya dikutip Kamis (26/2/2026).
Meski masih menunggu kejelasan, Farhan memastikan ada empat hal krusial yang perlu diselamatkan di Bandung Zoo. Mulai dari urusan kesejahteraan satwa, lahan yang merupakan aset pemerintah daerah, nasib karyawan, hingga warisan sejarahnya.
“Jadi ada empat aspek nih di kebun binatang ini yang kemudian harus kita selamatkan. Itu harus gol, bahwa itu harus terpenuhi baik oleh pemkot, pemprov dalam hal ini ditugaskan ke Dinas Perhutanan dan Kementerian Kehutanan,” ungkapnya.
Farhan sempat ditanya soal kemungkinan masuknya pengelola baru yang berdampak kepada karyawan lama di Bandung Zoo. Namun ia memastikan, meski ada pengelola baru, nasib karyawan Bandung Zoo saat ini tengah diperjuangkan agar tetap bertahan.
“Nah jadi ada dua hal yang merupakan afirmasi, afirmasi dari pemerintah. Lertama adalah, siapapun yang jadi pengelola, tetap harus mengutamakan memperkerjakan pegawai yang sekarang. Itu harus diperjuangkan. Ya, dalam perjuangan tidak ada jaminan, tapi harus diperjuangkan,” ujarnya.
“Karena ada banyak sekali aturan-aturan tentang tenaga kerjaan yang mesti kita perjuangkan. Nah, yang kedua itu warisan sejarah. Kita tidak boleh melupakan siapa pendirinya, siapa keturunannya itu tidak boleh dilupakan.Kalau timeline-nya sudah clear, tifa bulan sejak akhir Januari. Jadi akhir April harus sudah beres,” pungkasnya.







