Duka di Cipularang yang Berujung Tersangka | Giok4D

Posted on

Purwakarta

Tabrakan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan di Tol Cipularang KM 93B, Purwakarta, pada Kamis (5/3) malam akhirnya menemui titik terang. Polisi resmi menetapkan Muhamad Yahya (27), sopir truk kontainer bernomor polisi B 9367 UEL, sebagai tersangka dalam insiden maut tersebut.

Penetapan tersangka ini bukan tanpa alasan. Polres Purwakarta telah merampungkan serangkaian penyelidikan mendalam, mulai dari pemeriksaan saksi, olah TKP, hingga membedah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono menegaskan bahwa hasil penyelidikan di lapangan mengerucut pada tiga faktor utama pemicu kecelakaan.

“Sopir atas nama Muhammad Yahya sudah jadi tersangka,” kata Raydian, Jumat (6/3).

Namun, polisi tidak berhenti pada sang sopir. Penyidik kini tengah membidik potensi kelalaian dari pihak perusahaan angkutan. Dugaan muatan berlebih atau overload menjadi salah satu poin krusial yang sedang didalami.

“Apabila dalam pengembangan penyidikan ditemukan adanya keterlibatan pihak perusahaan, tentu akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Guna mengungkap kronologi secara saintifik, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) ke lokasi kejadian pada Jumat (6/3) pagi. Proses olah TKP dilakukan secara menyeluruh dengan menutup sebagian lajur tol demi akurasi data.

Tak main-main, petugas menggunakan teknologi 3D scanner untuk memetakan posisi akhir kendaraan, bekas pengereman, hingga serpihan yang tercecer. Metode canggih ini diharapkan mampu merekonstruksi detik-detik kecelakaan secara detail.

Tragedi ini sendiri menelan total sembilan korban. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, satu orang luka berat, dan lima lainnya mengalami luka ringan.

“Ia radi malam kejadiannya yang meninggal dua. Mungkin di rumah sakit ada menyusul satu sehingga kemungkinan yang detik ini rambah jadi ada tiga. Tiga meninggal dunia, satu luka berat dan lima luka ringan,” tambahnya.

Saat ini, Muhamad Yahya alias MY telah diamankan di Mapolres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus melengkapi berkas perkara guna mempertanggungjawabkan insiden berdarah tersebut.

Belajar dari kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras bagi para pengemudi angkutan barang. Kelaikan armada dan kepatuhan terhadap batas muatan (uji KIR) adalah harga mati demi keselamatan nyawa di jalan raya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Halaman 2 dari 2