- Apakah Doa Qunut Subuh Tetap Dibaca Saat Sholat Sendiri?
- Hukum Doa Qunut Subuh Menurut Mazhab
- Dalil Kesunnahan Doa Qunut Subuh
- Dibaca Keras atau Lirih Saat Doa Qunut Subuh Sendiri?
- Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri Lengkap
- Doa Qunut Subuh Versi Kedua
- Tata Cara Membaca Doa Qunut Subuh Sendiri
- Lupa Membaca Doa Qunut, Apa yang Harus Dilakukan?
Bandung –
Doa qunut Subuh menjadi amalan yang sering dibaca umat Muslim saat melaksanakan sholat Subuh. Doa ini dibaca pada rakaat kedua setelah rukuk dan memiliki dasar dalil yang kuat dalam pandangan sebagian mazhab.
Meski sering diamalkan saat berjamaah, masih banyak yang bertanya apakah doa qunut Subuh tetap dibaca ketika sholat dilakukan sendiri. Pertanyaan ini kerap muncul, terutama bagi umat Muslim yang sholat Subuh di rumah. Berikut penjelasannya.
Apakah Doa Qunut Subuh Tetap Dibaca Saat Sholat Sendiri?
Doa qunut Subuh tetap boleh dan dianjurkan dibaca meskipun sholat dilakukan sendiri. Dalam mazhab Syafi’i dan Maliki, doa qunut Subuh disunnahkan dibaca secara rutin pada rakaat kedua sholat Subuh, baik ketika berjamaah maupun sholat sendiri.
Doa qunut dibaca pada posisi berdiri setelah rukuk atau i’tidal rakaat kedua. Ketentuan ini berlaku sama, baik sholat Subuh dilakukan di masjid secara berjamaah maupun di rumah secara sendiri.
Hukum Doa Qunut Subuh Menurut Mazhab
Dalam khazanah fikih, terdapat perbedaan pandangan mengenai doa qunut Subuh. Mazhab Syafi’i dan Maliki menganjurkan doa qunut Subuh dibaca setiap hari. Sementara itu, mazhab Hanafi dan Hanbali tidak mengamalkannya kecuali dalam kondisi tertentu, seperti qunut nazilah saat terjadi musibah besar.
Meski berbeda pandangan, para ulama sepakat bahwa doa qunut Subuh bukanlah rukun sholat. Artinya, jika tidak dibaca, sholat tetap sah dan tidak perlu diulang. Dalam pandangan Malikiyah yang zhahir, bahkan disebutkan bahwa membaca qunut di luar sholat Subuh hukumnya makruh.
Dalil Kesunnahan Doa Qunut Subuh
Kesunnahan doa qunut Subuh memiliki dasar hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA. Ia berkata:
ما زال رسول الله صلّى الله عليه وسلم يقنت في الفجر، حتى فارق الدنيا
Artinya: Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika sholat Subuh hingga beliau wafat. (HR Ahmad)
Hadits ini menjadi landasan utama bagi ulama yang menganjurkan doa qunut Subuh sebagai amalan sunnah yang terus dijaga oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya.
Dibaca Keras atau Lirih Saat Doa Qunut Subuh Sendiri?
Ketika sholat Subuh dilakukan sendiri, doa qunut Subuh dibaca secara lirih atau sirr. Hal ini berbeda dengan sholat berjamaah, di mana imam biasanya membaca doa qunut dengan suara jahr agar dapat diaminkan makmum.
Membaca lirih tidak mengurangi keutamaan doa qunut Subuh, karena yang paling utama adalah kekhusyukan dan kehadiran hati dalam berdoa.
Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri Lengkap
Berikut bacaan doa qunut Subuh yang umum diamalkan ketika sholat sendiri.
Doa Qunut Subuh Versi Pertama
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Bacaan latin: Allahummah dinii fii man hadairs, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.
Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atasMu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi.”
Doa Qunut Subuh Versi Kedua
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bacaan latin: Allahummah dini fii man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: “Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”
Tata Cara Membaca Doa Qunut Subuh Sendiri
Berikut adalah langkah-langkah membaca Doa Qunut Subuh yang benar:
- Setelah i’tidal pada rakaat kedua sholat Subuh, dengan mengucapkan Sami’allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd.
- Mengangkat kedua tangan dan membaca Doa Qunut Subuh.
- Setelah selesai membaca Doa Qunut, langsung melanjutkan sujud seperti biasa.
Lupa Membaca Doa Qunut, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika lupa membaca doa qunut Subuh, sholat tetap sah. Dalam mazhab Syafi’i, disunnahkan melakukan sujud sahwi jika qunut terlupa. Namun jika tidak melakukan sujud sahwi pun, sholat tetap tidak batal.
