Bandung –
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, kembali mendapat kepercayaan memperkuat Timnas Indonesia. Namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 23-31 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Karno.
Pemanggilan ini menjadi kabar baik bagi Klok setelah kembali tampil konsisten bersama Persib. Selain dirinya, dua pemain Maung Bandung lainnya juga turut dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda, yakni Beckham Putra dan Eliano Reijnders.
Menanggapi pemanggilan tersebut, Klok mengaku selalu merasa bangga setiap kali mendapat kesempatan membela tim nasional. Baginya, mengenakan seragam Merah Putih adalah mimpi bagi setiap pesepak bola.
“Selalu baik, tapi ini masih proses skuad. Kita masih menunggu skuad akhir nanti. Namun saya selalu bangga dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk negara,” ujar Klok, Selasa (10/3/2026).
“Bagi semua pemain sepak bola, itu adalah target dan mimpi, yaitu bisa bermain untuk negara kita,” lanjutnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Dalam kesempatan itu, Klok juga menanggapi kehadiran pelatih baru Timnas Indonesia, Jorn Herdman. Meski belum bertemu langsung, ia mengaku sudah mendapatkan kesan positif dari komunikasi awal bersama sang pelatih.
“Iya, karena impresi pertama sangat baik. Memang kami baru bertemu lewat Zoom call atau video call, tetapi sudah terlihat jelas apa yang dia inginkan dan strategi yang akan diterapkan,” katanya.
Namun Klok menilai gambaran lebih jelas mengenai program pelatih baru akan terlihat saat para pemain mulai berkumpul dalam pemusatan latihan.
“Namun kita harus melihat nanti saat TC, di latihan, dan juga ketika bertemu langsung (face to face) dengan semua pemain yang berkumpul. Tapi sejauh ini, dia sangat baik,” ujarnya.
Klok juga berharap pelatih anyar Timnas Indonesia ini dapat bertahan lama dan membangun fondasi yang kuat bagi masa depan sepak bola nasional.
“Semoga dia bisa lama di sini, di Indonesia bersama Timnas. Karena kita membutuhkan seseorang yang bisa membangun struktur dari awal lagi untuk masa depan, untuk anak-anak, dan juga untuk generasi berikutnya,” kata Klok.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di masa depan. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan sistem pembinaan yang jelas dan terstruktur.
“Indonesia memiliki masa depan yang baik, tetapi kita harus memulainya dengan struktur yang benar. Semoga hal itu bisa dia sampaikan dan bangun di Indonesia,” pungkasnya.







