Para pemain Persib Bandung sedang menjadi sorotan jelang laga penting melawan Madura United. Sorotan muncul karena kritik yang dilontarkan pelatih Bojan Hodak usai hasil mengecewakan saat melawan Lion City Sailors di ajang ACL 2.
Di laga itu, Persib takluk 2-3 setelah sempat unggul dari tuan rumah. Kekalahan juga membuat Maung Bandung harus menentukan nasib mereka di laga pamungkas melawan Bangkok United untuk lolos ke babak 16 besar.
Usai kekalahan itu, Bojan melontarkan kritik pedas kepada penampilan anak asuhnya. Secara khusus bahkan, pelatih asal Kroasia ini tidak puas dengan penampilan para pemain pengganti dan mengindikasikan akan mendepak beberapa diantaranya.
Melihat situasi itu, legenda Persib, Dede Iskandar punya pandangan sendiri. Bagi Dede, situasi ini justru harus dibalik menjadi energi positif bagi skuad Persib saat menghadapi Madura nanti
“Saya kira pernyataan Bojan itu harus dijadikan motivasi sama pemain, jangan karena Bojan berbicara seperti itu pemain jadi kepikiran, saya tidak akan diperpanjang dan jadi tidak semangat, malah menurut saya pemain harus memperlihatkan,” ujar Dede, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, posisi Persib di puncak klasemen sementara Grup G ACL 2 menunjukkan bahwa performa Maung Bandung sebenarnya masih berada di jalur yang baik. Ia pun mengaku heran dengan konteks kritik Bojan, namun memahami bahwa pelatih lebih mengetahui kondisi internal tim.
“Kalau kita lihat sebenarnya Persib sedang di tren yang bagus dan saya kira perjalanan kita masih cukup panjang ya, tapi mungkin Bojan lebih mengetahui,” katanya.
Dede punya pengalaman pribadi ketika menghadapi situasi serupa saat masih memperkuat Persib. Ia pernah dirumorkan akan dipindahkan, namun menjadikan tekanan itu sebagai dorongan untuk tampil lebih baik.
“Dulu juga saya sempat mengalami, ada rumor-rumor saya mau dipindahkan, tapi dari sana saya berpikir saya harus menunjukan sampai akhirnya bisa juara, jadi jadikan motivasi saja,” ucapnya.
Selain mereka yang disinggung Bojan, Dede berharap seluruh pemain termasuk yang belum diberi menit bermain, ikut terpicu untuk unjuk kemampuan. Ia menilai masih ada pemain lokal dengan kualitas baik yang belum mendapat kesempatan tampil di ACL.
“Kalau saya mah yang disayangkan masih banyak juga pemain lokal yang belum dicoba di ACL padahal posisi pemain itu punya skill yang cukup bagus menurut saya,” tuturnya.
Waspadai Tekanan Madura United
Jelang menghadapi Madura United pada Minggu (30/11/2025) di Gelora Madura Ratu Pamelingan, Dede memperingatkan bahwa tuan rumah bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Meski kalah dari Borneo FC sebelumnya, penampilan Madura dinilai sedang meningkat.
“Sebenarnya Madura ini sedang meningkat kalau dilihat dari segi permainan, saya melihat waktu mereka melawan Borneo. Meskipun kalah tapi mereka bisa menekan, itu yang perlu diwaspadai,” ujar Dede.
Ia mengingat bagaimana Borneo baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir menjadi gambaran bahwa pertahanan Madura sulit ditembus. Karena itu, Persib diminta untuk tidak membiarkan lawan berkembang sejak awal.
“Kalau mereka dibiarkan berkembang sulit nantinya buat kita mencetak gol dan saya harap Persib bisa bermain seperti waktu melawan PSBS Biak, ada keberanian dari kita buat melakukan shooting dari luar kotak penalti,” katanya.







