Bandung –
Bupati Bandung Dadang Supriatna buka suara terkait usulan TPA Jelekong yang didorong menjadi solusi sampah Bandung Raya. Menurutnya, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan secara bersama-sama.
Hal tersebut disampaikan Dadang kepada awak media di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan bahwa penanganan sampah memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
“Pemerintah Kabupaten Bandung welcome, hanya jangan teori. Jadi lebih cenderung kepada implementatif. Jadi kalau mau berkolaborasi, kalau mau misalkan sharing pembiayaan dan sebagainya, konkretkan, jangan wacana saja,” ujar Dadang.
Ia menyatakan dukungannya terhadap wacana tersebut. Namun, menurutnya, usulan itu harus terus dikawal agar tidak sekadar menjadi pembahasan.
“Jadi kalau misalkan urusan masalah hal itu mau dipadukan, mari kita duduk bersama, tapi harus jelas. Jangan sampai wacana, wacana, wacana tidak jadi,” katanya.
Dadang menyebut telah menjalin komunikasi dengan pihak Pemkot Bandung. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan setelah masa arus mudik 2026.
“Secara ajudan sudah (komunikasi), pengen ketemu langsung, tapi waktunya kayaknya nanti habis Lebaran. Kita fokus dulu untuk persiapan mudik dan arus balik,” jelasnya.
Ia menjelaskan telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di tiga lokasi berbeda.
“Nah ini kurang lebih Kabupaten Bandung saja 1.800 ton per hari. Nah kebutuhan untuk PLTSa ini kan per harinya cuma minimal 500 ton sampai 1.000 ton. Jadi kalau toh misalkan Bandung Raya bisa bergabung, saya terima dengan senang hati, tapi tolong jangan hanya wacana saja,” ucapnya.
Menurutnya, kesepakatan harus segera dibuat agar rencana tersebut terealisasi. Dengan begitu, masalah sampah dapat minimalkan dan ditangani secara langsung.
“Nanti secara teknis kan ada Dinas LH dan juga para asisten juga Pak Sekda. Dengan Pak Sekda saja nanti teknisnya gimana. Kalau toh nanti ada kerjasama segala macam dijadikan suatu ini kan, kesepakatan, ya kita jalan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengupayakan beragam solusi untuk menangani sampah. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong pengembangan TPA Jelekong sebagai langkah strategis di wilayah Bandung Raya.
Farhan menyebut lahan di TPA Jelekong sudah tersedia, tetapi akses jalan menuju lokasi tersebut masih perlu diupayakan.
“Lahannya ada, memang aksesnya harus diperjuangkan. Kalau diizinkan, saya akan kumpulkan beberapa pihak untuk diskusi, mencari pelaku usaha yang dapat membantu investasi di sini,” kata Farhan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2026).







