Cianjur –
Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan Gedung Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek) khusus ibu dan anak di RSUD Pagelaran. Layanan ini disiapkan untuk mempercepat penanganan kedaruratan kehamilan dan persalinan, khususnya bagi warga di wilayah selatan Cianjur.
Gedung Ponek tersebut mulai digunakan setelah diresmikan oleh Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu pada Selasa (3/2/2026). Keberadaannya melengkapi layanan kesehatan rujukan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir di wilayah tersebut.
Direktur RSUD Pagelaran, dr Irvan Nur Fauzy, mengatakan gedung ini dirancang agar ibu hamil dengan kondisi darurat tidak perlu lagi melalui alur pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD). Seluruh penanganan kedaruratan kehamilan difokuskan di Gedung Ponek.
“Sebelumnya kan biasanya ibu hamil itu ke UGD dulu, nah nanti bisa langsung saja ke gedung Ponek untuk mendapatkan pelayanan kedaruratan. Intinya untuk segala macam yang berhubungan dengan kehamilan, bisa langsung ke sini,” ucap dia.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Menurutnya, pembangunan gedung tersebut dipercepat agar layanan dapat segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan penanganan kedaruratan ibu hamil, mengingat waktu respons menjadi faktor krusial dalam keselamatan pasien.
“Layanan ini sangat diperlukan karena untuk menopang ibu hamil, terutama kan kedaruratan ibu hamil itu harus segera, 30 menit begitu keputusan operasi harus segera dilaksanakan,” kata dia.
Dengan sistem layanan yang terintegrasi, proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, sehingga risiko kematian ibu dan bayi dapat ditekan.
“Tujuan utamanya menekan angka kematian ibu dan bayi. Tidak hanya selama proses kandungan, tetapi memastikan penanganan yang tepat dan cepat saat persalinan supaya persentase keselamatan tinggi,” kata dia.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyebut Gedung Ponek RSUD Pagelaran menjadi layanan Ponek pertama di wilayah selatan Cianjur.
“Sebenarnya layanan Ponek ini di rsud lain di Cianjur sudah ada, namun untuk di wilayah selatan, ini menjadi Gedung Ponek pertama atau perdana di Cianjur Selatan,” ujar dia.
Ia menilai, keberadaan gedung tersebut mempermudah akses layanan kedaruratan bagi ibu hamil di wilayah selatan yang sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit dengan jarak lebih jauh.
“Biasanya kan warga di sini khususnya ibu hamil harus jauh-jauh ketika membutuhkan pelayanan kedaruratan, maka itu gedung ini ditunjukan untuk melayanai kegawat daruratan ibu hamil karena semua komponen yang diperlukan juga ada semuanya di sini,” imbuhnya.
Dari sisi fasilitas, gedung Ponek dilengkapi peralatan medis yang mendukung penanganan kedaruratan serta tenaga dokter spesialis. Pemerintah Kabupaten Cianjur juga bekerja sama dengan PMI Cianjur untuk menyediakan gerai dan bank darah guna memastikan ketersediaan darah bagi pasien.
“Tentu setiap fasilitas penunjang kami akan siapkan, baik untuk layanan terintegrasi ini hingga gerah dan bank darah nanti. Apalagi proses persalinan membutuhkan darah, sehingga kami akan fasilitasi semuanya,” pungkasnya.







