Cerita Nunu dan Gina Laksanakan Salat Tarawih di Masjid Al Jabbar

Posted on

Bandung

Ratusan muslim menunaikan salat tarawih di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung pada Rabu (18/2/2026). Warga berbondong-bondong datang ke masjid ini, ada yang berjalan kaki, ada juga yang datang menggunakan sepeda motor hingga mobil.

Tak hanya warga sekitar Masjid Raya Al Jabbar, jemaah yang berasal dari luar kota juga hendak salat tarawih di masjid ini. Seperti Nunu dan Gina warga Sumedang. Keduanya sudah merencanakan memilih salat tarawih di masjid ini.

“Alhamdulilah kita bertemu lagi bulan Ramadhan, bisa salat tarawih lagi,” kata Nunu kepada .

“Sengaja salat tarawih di sini, karena memang lagi berkunjung ke rumah saudara,” kata Nunu.

Hal serupa juga dikatakan oleh Gina. Perempuan berusia 30 tahun itu mengaku baru pertama kali salat tarawih di masjid ini.

“Kalau ke sini sudah sering, tapi kalau salat tarawih baru sekarang,” ujar Gina.

Gina sebut, jemaah yang hendak menunaikan salat tarawih di masjid ini cukup ramai.

“Alhamdulilah ramai, adem juga suasananya, luar biasa sekali,” tambahnya.

Salat tarawih perdana ini, dipimpin langsung Ketua DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Sukayat.

Sebelum salat tarawih dimulai, awak media berkesempatan berbincang dengan Tata. Menurut Tata, selama Ramadhan banyak kegiatan yang digelar di masjid pelat merah ini.

“DKM Masjid Al Jabbar, kami dan seluruh pengurus bentuk panitia Ramadhan, kita selenggarakan beri santunan kepada 400 anak yatim dan duafa,” kata Tata.

Tata juga mengatakan, pihaknya sudah meminta tim kebersihan dan keamanan untuk mendukung suasana nyaman dan aman bagi jemaah di bulan Ramadhan ini.

Selain acara santunan, ada juga kegiatan ceramah menjelang tarawih, kuliah subuh, kuliah dzuhur dan 10 hari sebelum lebaran ada itikaf.

“Ada lagi kegiatan lain seperti madrasah Ramadhan dan pesantren kilat atau camp Ramadhan, juga kegiatan yang bekerjasama dengan kita,” pungkasnya.