Karawang –
Komitmen peningkatan kualitas pendidikan terus didorong Pemerintah Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, kini tengah menyiapkan lahan seluas delapan hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Sebagai langkah percepatan, kegiatan belajar-mengajar rencananya akan dimulai tahun ini dengan memanfaatkan fasilitas bekas Rumah Susun (Rusun) sebagai lokasi sementara.
“Sekolah Rakyat insya Allah, kemarin sudah saya sampaikan. Alhamdulillah, dengan datangnya Pak Menteri Sosial ke sini, ini salah satunya. Ini seperti take and give. Kita ada lahan Rusunawa sementara bisa dipakai sebagai tempat belajar, sementara lahan delapan hektare sedang disiapkan untuk dibangun,” kata Aep saat diwawancarai di Kantor Bupati Karawang, Jumat (27/2/2026).
Aep menjelaskan, pemanfaatan fasilitas Rusunawa ini merupakan solusi taktis agar para siswa Sekolah Rakyat bisa segera mendapatkan akses pendidikan reguler tanpa harus menunggu pembangunan gedung permanen tuntas.
“Kami dikasih kesempatan oleh Pak Menteri untuk sekolah reguler sementara. Karena itu, mohon doa, kemarin Pak Dirjen mengecek ke Rusunawa. Semoga hasilnya positif,” tuturnya.
Saat ini, Pemkab Karawang tengah menunggu lampu hijau berupa izin resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos). Jika pengecekan lapangan memberikan hasil memuaskan, sebanyak 100 siswa Sekolah Rakyat dipastikan akan mulai menempuh studi pada tahun ajaran 2026/2027.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Kita pastikan hasil pengecekan kemarin positif dulu, misalnya hasilnya positif. Kami akan segera laksanakan, ada 100 siswa yang siap belajar di tahun ajaran 2026/2027 di Rusunawa sebagai fasilitas sementara,” pungkasnya.







