Tasikmalaya –
Memasuki bulan Ramadan, geliat bisnis hantaran atau parsel di Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan tren positif. Salah satu gerai parsel yang mulai sibuk terlihat di Jalan Tentara Pelajar, Kota Tasikmalaya.
Meski pesanan dinilai tidak sebanyak tahun lalu, denyut usahanya masih terlihat. Strategi penyesuaian harga menjadi kunci utama untuk tetap menarik minat pelanggan di tengah kondisi pasar saat ini.
Pemilik Ramayana Parcel, Tina Risnawati Sardjono, mengungkapkan dirinya sudah mulai melakukan produksi sejak dua minggu sebelum puasa. Dia melihat adanya perubahan tren harga yang diinginkan konsumen tahun ini.
Jika sebelumnya harga paket paling murah dipatok Rp100 ribu, kini ia menyediakan pilihan yang jauh lebih terjangkau.
“Kalau dulu Rp100 ribu paling murah, tahun sekarang kita bikin Rp55 ribu, Rp75 ribu, Rp80 ribu,” ujar Tina, Jumat (6/3/2024).
Meski menyediakan paket ekonomis, Tina menyebutkan bahwa paket seharga Rp500 ribu masih menjadi yang paling banyak dipesan. Mayoritas pemesan berasal dari kalangan pengusaha untuk diberikan kepada relasi bisnis mereka.
Dalam sehari, rumah produksi ini mampu menghasilkan 150 hingga 200 paket. Tak hanya berisi makanan, Ramayana Parcel juga menyediakan varian hantaran yang beragam, mulai dari barang pecah belah hingga pakaian.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
“Pecah belah andalannya, ada parsel busana muslim, kitchen set, parsel untuk baby juga. Kita ambil produk dalam negeri,” tambah Tina.
Untuk jangkauan pengiriman, pelanggan Ramayana Parcel tersebar di wilayah Priangan Timur, meliputi kiriman ke Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, hingga Ciamis.
Terkait dinamika pasar, Tina mengakui adanya perbedaan ritme penjualan antara tahun ini dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu permintaan sudah melonjak sejak awal Ramadan, tahun ini pergerakannya dirasakan lebih landai.
“Pesanan sudah ada 1 minggu sebelum puasa. Tahun kemarin di awal Ramadan sudah melesat, kalau sekarang pelan-pelan,” kata Tina.







