Astronom Pastikan Agustus Ada Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini

Posted on

Para astronom mengonfirmasi tanggal pasti terjadinya gerhana Matahari total terlama di abad ke-21. Fenomena langit langka ini dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2027 dan diprediksi akan memukau jutaan orang di berbagai belahan dunia.

Gerhana tersebut kerap disebut sebagai eclipse of the century karena durasi totalitasnya yang sangat panjang dan jarang terjadi. Pada peristiwa ini, sebagaimana dilansir dari infoInet, Bulan akan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, menyebabkan siang hari berubah menjadi gelap total di wilayah yang dilintasi jalur gerhana.

Totalitas gerhana Matahari pada 2 Agustus 2027 diperkirakan berlangsung hingga sekitar 6 menit 23 info. Durasi tersebut menjadikannya salah satu gerhana Matahari total terpanjang yang dapat diamati dari daratan dalam lebih dari satu abad.
Jalur totalitas akan melintasi sejumlah wilayah, termasuk Afrika Utara, Eropa Selatan, dan Timur Tengah. Titik dengan durasi totalitas terlama diperkirakan berada di kawasan timur laut Mesir.

Fenomena ini tidak hanya menghadirkan kegelapan sesaat. Saat totalitas terjadi, pengamat dapat menyaksikan korona Matahari, yaitu atmosfer terluar Matahari yang tampak sebagai lingkaran cahaya lembut di sekeliling Bulan. Pemandangan ini hanya dapat terlihat ketika gerhana Matahari total berlangsung.

“Ini merupakan kesempatan sekali seumur hidup untuk menyaksikan salah satu pertunjukan alam paling dramatis dan langka di langit,” ujar astronom dan pengamat gerhana, Dr. Emily Lawson, dikutip dari Floo Bits.

Ia menambahkan bahwa proses perubahan cahaya, mulai dari meredup hingga mencapai totalitas penuh, memberikan perspektif unik tentang posisi Bumi, Bulan, dan Matahari dalam sistem Tata Surya.

Para ahli menjelaskan, gerhana Matahari total dengan durasi panjang hanya dapat terjadi ketika konfigurasi orbit Bumi dan Bulan berada pada posisi yang sangat presisi. Pada kondisi tersebut, ukuran tampak Bulan cukup besar untuk menutupi Matahari secara sempurna.

Peristiwa ini disambut antusias oleh komunitas ilmiah dan penggemar astronomi di seluruh dunia. Banyak pengamat merencanakan perjalanan lintas negara untuk menyaksikan langsung totalitas penuh, sementara lembaga pendidikan dan komunitas sains memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan literasi astronomi di masyarakat.

Meski gerhana Matahari parsial dan gerhana cincin masih akan terjadi pada tahun-tahun mendatang, gerhana Matahari total pada 2 Agustus 2027 diprediksi menjadi yang terlama dan terdalam hingga setelah tahun 2100. Hal tersebut menjadikannya salah satu fenomena kosmik paling dinantikan pada abad ini.

Bagi para pencinta astronomi, peristiwa ini bukan sekadar tentang gelapnya siang hari, melainkan juga pengalaman kolektif untuk mengagumi keindahan serta keteraturan alam semesta dalam skala kosmik.

Artikel ini sudah tayang di infoInet