Bogor –
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyebut angin kencang yang menerjang Kompleks Olahraga Pakansari, Cibinong, berlangsung singkat namun memicu kerusakan luas pada sejumlah fasilitas.
“Ini musibah. Angin kencang melanda area Pakansari kurang lebih sekitar 10 sampai 15 menit,” ujar Asnan saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).
Asnan menjelaskan, arah angin bergerak dari selatan ke utara sebelum akhirnya berputar ke arah timur. Pola putaran angin tersebut diduga kuat menjadi pemicu kerusakan di beberapa titik kawasan olahraga kebanggaan warga Kabupaten Bogor tersebut.
Menurut Asnan, kerusakan utama terkonsentrasi di Stadion Pakansari, khususnya pada bagian atap dan plafon. Selain itu, sejumlah pohon di area luar stadion dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.
“Kalau di Pakansari ini yang terdampak atap dan pelapon. Di luar juga ada pohon yang tumbang,” katanya.
Tak hanya itu, videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang berada di kawasan tersebut juga dilaporkan roboh. Di Stadion Laga Satria, bagian plafon turut ambrol, sementara di lapangan tenis, beberapa bagian ACP (Aluminium Composite Panel) mengalami kerusakan.
Saat ini, Dispora bersama instansi terkait masih melakukan pengecekan menyeluruh serta menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut. Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, sementara proses pembersihan dan pengamanan area terus dikebut.
Dampak angin kencang di Kompleks Olahraga Pakansari terlihat jelas dari kerusakan di sejumlah titik. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pohon berukuran besar tercabut hingga ke akar dan menutup sebagian badan jalan di sekitar stadion.
Di salah satu sisi jalan utama kawasan olahraga, batang pohon tumbang melintang di atas trotoar dan bahu jalan. Akar pohon yang terangkat merusak susunan paving block hingga terlepas dari tempatnya. Sisa ranting dan daun berserakan di aspal yang masih basah, sementara petugas mulai melakukan pemotongan batang untuk membuka akses jalan.
Hingga sore hari, petugas gabungan dari BPBD, Dispora, dan instansi terkait masih berjibaku melakukan evakuasi pohon tumbang serta pembersihan sisa-sisa material di kawasan tersebut.
