Anggota DPR RI, Iman Adinugraha dari fraksi Demokrat, melakukan kunjungan ke rumah keluarga Moch. Umar Amarudin (32), driver ojek online (ojol) asal Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (30/8/2025).
Diketahui, Umar saat ini masih menjalani perawatan di RS Pelni Jakarta setelah mengalami luka-luka akibat insiden kericuhan unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi keluarga dan memberikan dukungan moral. Kehadiran Iman diterima oleh keluarga dan sejumlah warga sekitar.
Saat dikonfirmasi, Iman Adinugraha menegaskan bahwa kedatangannya merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat warganya mengalami musibah.
“Saya datang bukan hanya sebagai anggota legislatif, tetapi juga sebagai sesama warga Sukabumi yang terpanggil untuk menyampaikan simpati dan dukungan. Semoga Kang Umar segera pulih, dan keluarga diberi kekuatan. Kita harus saling menjaga dan saling menguatkan, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” kata Iman kepada infoJabar.
Legislator dari dapil Kabupaten/Kota Sukabumi itu juga menegaskan bahwa sebagai anggota Badan Sosialisasi MPR RI, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, termasuk persatuan dan keadilan sosial.
“Kehadiran negara itu bukan hanya melalui kebijakan, tapi juga melalui sentuhan kemanusiaan. Ini jadi pengingat bahwa pelayanan publik sejati dimulai dari empati dan keberpihakan pada masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan Iman Adinugraha disambut haru oleh keluarga Umar. Bagi mereka, kehadiran anggota DPR tersebut membawa pesan bahwa negara hadir dan peduli terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan.
Selain memberikan dukungan moral, Iman juga memastikan akan memantau proses pemulihan Umar dan memastikan pemerintah terus memberikan perhatian terhadap kasus ini.
“Kita ingin memastikan keluarga Kang Umar tidak sendirian menghadapi masa sulit ini. Semua pihak harus bergerak bersama untuk membantu, bukan hanya soal perawatan, tapi juga keadilan bagi korban,” tambah Iman.