Anggaran Terbatas, Program Braga Beken Berhenti Sementara update oleh Giok4D

Posted on

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjelaskan alasan di balik penghentian sementara program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken). Sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, kawasan ikonik tersebut kembali dibuka untuk lalu lintas kendaraan di akhir pekan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung, Rasdian, mengatakan bahwa Braga Beken ditiadakan sementara waktu. Keterbatasan anggaran menjadi faktor utama program bebas kendaraan di kawasan tersebut belum bisa dilanjutkan kembali.

“Dananya terbatas, jadi belum bisa kita terapkan CFD di Braga. Kami harus menempatkan petugas, bukan hanya dari Dishub, tapi juga polisi, TNI, aparat kewilayahan, hingga Satpol PP,” ujar Rasdian kepada infoJabar, Senin (19/1/2026).

Pantauan infoJabar, suasana berbeda terlihat mencolok di Jalan Braga pada Minggu (18/1) kemarin. Kawasan yang biasanya dipadati pejalan kaki saat akhir pekan itu kini kembali dipenuhi kendaraan bermotor yang lalu lalang.

Rasdian menyebut Braga Beken kemungkinan baru akan kembali digelar pada awal April atau setelah Lebaran 2026. Efisiensi anggaran menjadi alasan utama program ini mandek dalam beberapa waktu terakhir.

“Sudah kami rapatkan dengan beberapa dinas, tampaknya baru bisa kembali nanti pada awal April,” ucapnya.

Selain Braga, sistem Car Free Day (CFD) di kawasan Dago dan Buahbatu juga belum berjalan. Namun, kedua kawasan tersebut ditargetkan kembali melaksanakan CFD pada awal Februari mendatang.

Rasdian pun mengimbau wisatawan untuk bersabar selama Braga Beken ditiadakan. Hal ini dikarenakan anggaran operasional untuk pengerahan personel pengamanan di lapangan telah habis.

“Untuk wisatawan, mohon bersabar. Nanti Braga Beken akan dibuka paling lambat awal April. Karena ada efisiensi, jadi ada hal yang lebih prioritas. Kami akan usulkan lagi, mudah-mudahan ada pergeseran anggaran,” pungkasnya.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Rasdian menyebut Braga Beken kemungkinan baru akan kembali digelar pada awal April atau setelah Lebaran 2026. Efisiensi anggaran menjadi alasan utama program ini mandek dalam beberapa waktu terakhir.

“Sudah kami rapatkan dengan beberapa dinas, tampaknya baru bisa kembali nanti pada awal April,” ucapnya.

Selain Braga, sistem Car Free Day (CFD) di kawasan Dago dan Buahbatu juga belum berjalan. Namun, kedua kawasan tersebut ditargetkan kembali melaksanakan CFD pada awal Februari mendatang.

Rasdian pun mengimbau wisatawan untuk bersabar selama Braga Beken ditiadakan. Hal ini dikarenakan anggaran operasional untuk pengerahan personel pengamanan di lapangan telah habis.

“Untuk wisatawan, mohon bersabar. Nanti Braga Beken akan dibuka paling lambat awal April. Karena ada efisiensi, jadi ada hal yang lebih prioritas. Kami akan usulkan lagi, mudah-mudahan ada pergeseran anggaran,” pungkasnya.