Aksi Polisi Terjang Banjir Subang, Selamatkan Lansia Lumpuh-Bayi

Posted on

Subang

Banjir terus meluas. Luapan Sungai Cipunagara terus merendam pemukiman warga. Derasnya luapan sungai segera merendam pemukiman. Ketinggian air di beberapa titik mencapai 70 cm.

Di tengah meluasnya banjir, petugas terus mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumahnya. Bahkan, petugas berhasil mengevakuasi seorang warga lumpuh yang terjebak sejak pagi.

Dengan sigap, sebagaimana arahan dari Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, petugas menandu warga lumpuh tersebut menggunakan brankar, mengeluarkannya dari rumah yang sudah terendam lebih dari satu meter. Secara hati-hati, petugas pun berhasil menyelamatkan Tasriah (75).

“Alhamdulillah kami berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi warga yang lumpuh akibat banjir. Kami membawanya dari rumah yang sudah terendam banjir,” ujar Brigadir Ria Indriani, Petugas Polsek Pamanukan.

Ria menyebutkan, atas permintaan pihak keluarga, Tasriah dibawa ke rumah saudaranya yang lebih aman di sekitar Kecamatan Pamanukan.

“Atas permintaan keluarga, karena tidak memungkinkan tinggal di tempat pengungsian, maka dievakuasi ke rumah saudaranya,” katanya.

Polisi mengevakuai lansia hingga bayi dalam kepungan banjir di SubangPolisi mengevakuai lansia hingga bayi dalam kepungan banjir di Subang Foto: Dian Firmansyah/

Sementara itu, pihak kepolisian memasang tali panjang sebagai upaya evakuasi warga di tengah derasnya aliran sungai. Tali sepanjang 200 meter itu dipasang untuk membantu mobilisasi.

Pantauan di lokasi, air deras terus mengalir dari arah sungai ke pemukiman. Warga yang menerjang derasnya aliran itu hampir terjatuh dan hanyut terbawa air. Namun, dengan adanya tali tersebut, petugas dan warga yang menyeberang banjir dapat bergerak lebih aman.

Petugas juga berhasil menyeberangkan lansia, bayi, hingga warga dewasa, baik menggunakan perahu karet, perahu khusus, maupun dengan berjalan kaki menyeberang aliran air.

“Kami sengaja memasang tali ini sebagai langkah evakuasi, dan untuk memudahkan warga yang berjalan kaki agar lebih aman tidak terbawa arus,” ucap Aiptu Eko Prasetyo, Komandan Peleton (Danton) Dalmas Polres Subang.

“Alhamdulillah kami menemukan ibu yang baru melahirkan. Jahitan pasca-melahirkannya masih basah sehingga ia kesulitan berjalan. Kami bawa dan kami bantu sampai ke tempat lebih aman. Tadi sempat perahu evakuasi akan terbalik karena diterjang derasnya aliran sungai,” pungkasnya.