Aksi begal kembali meresahkan warga Kota Bandung. Kali ini, aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta Bandung. Dalam kejadian itu, pelaku menodong korban dengan senjata tajam (sajam) dan membawa kabur motornya.
Dari informasi yang diterima infoJabar, kejadian ini terjadi di kawasan Sekelimus, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Minggu (4/1), sekitar pukul 04.28 WIB.
Dalam rekaman video yang beredar, korban yang berboncengan dengan temannya mengendarai motor didekati dua pelaku yang menaiki satu unit motor. Di lokasi itu, korban diancam dengan sajam hingga ia melarikan diri.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Saat melarikan diri, motornya tertinggal dalam keadaan menyala. Pelaku segera mengambil motor korban dan melarikan diri.
Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polsek Bandung Kidul, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Sekelimus, pada Minggu dini hari,” kata Sulardjo saat dikonfirmasi awak media, Selasa (6/1/2025).
Sulardjo mengungkapkan, korban bernama EZ (42), seorang wiraswasta asal Kecamatan Regol, Kota Bandung. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox warna perak dengan nomor polisi D-5441-AEQ.
Dari keterangan korban, Sulardjo menyebut bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengikuti kendaraan korban dari belakang.
“Pelaku mengikuti korban, lalu menabrakkan kendaraannya ke arah sepeda motor korban hingga korban terjatuh. Setelah itu, pelaku menodongkan senjata tajam jenis golok,” ungkapnya.
Saat diancam, Sulardjo menjelaskan, korban memilih menyelamatkan diri dan menjauh dari lokasi kejadian. Pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa kabur sepeda motor milik korban.
“Korban lari untuk menghindari ancaman, sementara pelaku langsung membawa kendaraan korban,” jelas Sulardjo.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil, ditaksir mencapai Rp25 juta. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki pelaku.
“Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan serta pengumpulan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap pelaku,” pungkas Sulardjo.







