Jalan kaki adalah olahraga praktis yang bisa dilakukan siapa saja tanpa alat khusus. Di balik kesederhanaannya, aktivitas ini menyimpan segudang manfaat, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengelola berat badan, hingga meredam stres.
Jalan kaki memiliki beragam variasi, salah satunya adalah Japanese Interval Walking. Metode asal Jepang ini menerapkan teknik berjalan dengan kecepatan yang berganti-ganti antara cepat dan lambat. Cara ini memicu tubuh bekerja lebih aktif tanpa beban olahraga berat.
Japanese Interval Walking sangat praktis dan efisien waktu, sehingga cocok bagi kaum urban yang sibuk, lansia, maupun pemula yang ingin memulai hidup sehat.
Japanese Interval Walking adalah teknik jalan kaki dengan interval intensitas. Polanya sederhana: jalan santai dilakukan selama tiga menit, lalu berjalan lebih cepat selama tiga menit. Ulangi siklus ini sebanyak lima kali hingga mencapai durasi total 30 menit.
Perbedaan utamanya dengan jalan kaki biasa terletak pada fluktuasi kecepatan. Jika jalan kaki biasa cenderung stabil, metode ini justru memanfaatkan jeda jalan santai sebagai “istirahat aktif” setelah jalan cepat. Metode ini sangat efektif karena membantu meningkatkan kebugaran jantung serta menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap stabil.
1. Gunakan sepatu olahraga yang nyaman.
2. Lakukan pemanasan selama beberapa menit untuk menyiapkan otot dan mencegah cedera.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
3. Jalan Cepat: Percepat langkah selama tiga menit dengan intensitas 70-85% dari kemampuan maksimal.
4. Jalan Santai: Kurangi kecepatan selama tiga menit dengan intensitas sekitar 40% dari kemampuan maksimal.
5. Ulangi interval tersebut sebanyak lima kali hingga durasi mencapai 30 menit.
6. Akhiri dengan pendinginan.
Metode ini memacu jantung memompa darah lebih kuat dan memperbaiki fungsi pembuluh darah. Efeknya, tekanan darah lebih terkontrol dan kesehatan kardiovaskular terjaga secara optimal.
Aktivitas ini memicu pelepasan hormon endorfin, oksitosin, dan dopamin. Hormon-hormon ini berperan penting dalam memperbaiki suasana hati (mood), mengurangi stres, hingga meningkatkan fokus.
Jalan kaki interval efektif melatih koordinasi dan kekuatan otot kaki, bokong, serta otot inti. Fase jalan cepat berfungsi melatih kekuatan, sementara fase pelan memberikan waktu bagi tubuh untuk pemulihan tenaga.
Japanese Interval Walking membakar kalori lebih banyak dibanding jalan kaki biasa karena tubuh bekerja lebih keras. Selain itu, latihan ini memicu efek pembakaran pasca-olahraga (afterburn effect), di mana tubuh tetap membakar kalori meski aktivitas telah usai.
Saat intensitas jalan meningkat, otot bekerja lebih keras dan menyerap lebih banyak gula darah untuk energi. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan kontrol gula darah tubuh.
Dengan rutin melakukan jalan kaki interval, kebugaran dan daya tahan tubuh akan meningkat lebih cepat dibandingkan hanya berjalan kaki dengan kecepatan konstan.
Secara keseluruhan, Japanese Interval Walking adalah solusi cerdas bagi Anda yang ingin tetap bugar di tengah kesibukan. Olahraga ini membuktikan bahwa sehat tidak harus mahal atau rumit.







