Di usianya yang baru lima tahun, Riza Kalandara Alfatih telah melangkah jauh melampaui capaian teman sebayanya. Siswa TK Global Islamic Bilingual School (GIBS) Kota Sukabumi ini berhasil menembus babak final Southeast Asian Mathematical Olympiad X (SEAMO) 2026 yang akan digelar di Bali.
Riza terpilih berkat kemampuan berpikir matematis yang runtut serta keberaniannya mempresentasikan alur penyelesaian soal. Aspek ini menjadi kunci utama dalam proses seleksi menuju final olimpiade matematika tingkat Asia Tenggara tersebut.
Meski masih belia, Riza mampu membedah persoalan matematika, menyusun strategi penyelesaian, hingga menyampaikan hasil pemikirannya dengan bahasa sederhana. Keberanian tampil di depan umum menjadi keunggulan kompetitif Riza dibanding peserta lainnya.
Menuju final SEAMO X 2026, Riza menjalani persiapan terstruktur. Pendampingan tidak hanya mengasah logika dan pemecahan masalah, tetapi juga menyentuh aspek pengelolaan emosi serta penguatan mental saat tampil di panggung.
Pencapaian ini tak lepas dari lingkungan keluarga yang kental dengan dunia pendidikan dan kreativitas. Sang ibu, Rizky Noorrahmi (31), merupakan Sarjana Seni, sedangkan ayahnya, Nur Ikhsan Azizudin (32), adalah Sarjana Desain Komunikasi Visual.
“Kami tidak menargetkan Riza harus juara. Harapan kami, Riza terus berkembang secara akademik maupun sosial-emosional, berani menghadapi tantangan, dan tidak takut tampil,” ujar Rizky, Sabtu (17/1/2026).
Rizky berharap keikutsertaan putranya di ajang internasional ini tidak sekadar menjadi prestasi pribadi, tetapi juga memotivasi anak-anak lain untuk berani berprestasi.
Partisipasi Riza di SEAMO X 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Sukabumi. Riza secara resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dengan dukungan dari Dinas Pendidikan setempat.
Bobby mengapresiasi keberanian Riza bersaing di tingkat Asia Tenggara sejak dini. “Di usia lima tahun, Ananda Riza sudah berani berkompetisi di level internasional. Ini bukti potensi besar anak-anak Kota Sukabumi yang harus kita dukung sejak dini,” kata Bobby.
Baginya, keikutsertaan Riza melampaui urusan prestasi akademik semata. “Yang terpenting adalah proses pembelajaran, pembentukan karakter, dan kepercayaan diri. Ini sejalan dengan arah pembangunan pendidikan di Kota Sukabumi,” pungkasnya.
Sebelum melaju ke final, Riza telah meraih Bronze Medal pada SEAMO Regional Round. Selain jago matematika, ia juga merupakan Juara 1 Lomba Bahasa Inggris tingkat nasional jenjang TK, modal penting yang menunjang kemampuan komunikasinya di ajang internasional.
Rizky berharap keikutsertaan putranya di ajang internasional ini tidak sekadar menjadi prestasi pribadi, tetapi juga memotivasi anak-anak lain untuk berani berprestasi.
Partisipasi Riza di SEAMO X 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Sukabumi. Riza secara resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dengan dukungan dari Dinas Pendidikan setempat.
Bobby mengapresiasi keberanian Riza bersaing di tingkat Asia Tenggara sejak dini. “Di usia lima tahun, Ananda Riza sudah berani berkompetisi di level internasional. Ini bukti potensi besar anak-anak Kota Sukabumi yang harus kita dukung sejak dini,” kata Bobby.
Baginya, keikutsertaan Riza melampaui urusan prestasi akademik semata. “Yang terpenting adalah proses pembelajaran, pembentukan karakter, dan kepercayaan diri. Ini sejalan dengan arah pembangunan pendidikan di Kota Sukabumi,” pungkasnya.
Sebelum melaju ke final, Riza telah meraih Bronze Medal pada SEAMO Regional Round. Selain jago matematika, ia juga merupakan Juara 1 Lomba Bahasa Inggris tingkat nasional jenjang TK, modal penting yang menunjang kemampuan komunikasinya di ajang internasional.







